Emban Amanah Wasekjen Demokrat , Ingrid Janji Perjuangkan Hak Perempuan & Perlindungan Anak

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA–Ingrid Kansil kembali diamanahkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) masa bakti 2025-2030. Ia akan memperjuangkan hak-hak perempuan dan perlindungan anak.

“Alhamdulillah, saya kembali diberikan amanah oleh Mas Ketum AHY dalam kepengurusan DPP Partai Demokrat periode 2025-2030 sebagai Wakil Sekretaris Jenderal,” ujarnya dalam siaran pers di Jakarta, Selasa , 25 Maret 2025.

Ingrid merasa bersyukur karena Demokrat selalu menerapkan prinsip kesetaraan gender pada struktur dan kebijakan internal. “Dengan memastikan adanya perwakilan yang cukup di tingkat kepemimpinan partai, Demokrat berpedoman bahwa kesetaraan hanya retorika,” ungkapnya.

Ia berjanji amanah yang diberikan akan dilaksanakan dengan baik. Menurutnya, jabatan partai merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Insyaallah dengan nawaitu ibadah, kami diberi kemudahan oleh Allah. Partai Demokrat merupakan bagian dari rumah pengabdian kami yang dapat mewakili kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Ingrid mengatakan, partainya akan terus mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Terlebih, Kabinet Merah Putih mengusung visi Indonesia Emas 2045.

Guna mendukung visi tersebut, ada dua fokus utama Ingrid. Pertama, memperjuangkan hak dan memberdayakan perempuan. Sebab menurutnya, kasus kekerasan kepada perempuan masih sangat banyak di Indonesia.

Berdasarkan data Komnas Perempuan, tercatat ads 16.157 pengaduan terkait kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan (KTPBG) sepanjang 4 tahun sejak 2020 hingga 2024.

“Begitu juga dengan pemberdayaan perempuan. Saat ini merupakan momentum yang tepat, mengingat pemerintahan Pak Prabowo mengusung Asta Cita,” kata Ingrid.

Adapun fokus yang kedua adalah perlindungan anak. Berdasarkan data Komnas Perlindungan Anak, kasus kekerasan terhadap anak pada 2024 naik 34 persen dari tahun 2023.

“Bagaimana negara kita mau mau jika anak-anak sebagai masa depan penopang negeri ini selalu mendapatkan kekerasan. Mari bersama-sama kita hilangkang kasus kekerasan terhadap anak,” pungkasnya.