January 9, 2026

Dukung Terbangunnya Ekonomi Sirkular, Cermati Fintech Group Sumbang Mesin Pengelola Sampah Anorganik

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA–Cermati Fintech Group, salah satu grup perusahaan finansial teknologi terpercaya di Indonesia berkontribusi dalam pengadaan mesin pengolah sampah anorganik di Kertabumi Recycling Center, Tangerang Selatan.

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Cermati Fintech Group menunjukkan komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat, yang berfokus pada pengurangan dan pemanfaatan sampah.

Kamis, 8 Januari 2026, melalui kolaborasi bersama bank sampah Kertabumi, program CSR ini menjadi sebuah langkah konkret perusahaan dalam mewujudkan prinsip ekonomi sirkular.

Selain dukungan mesin, Cermati Fintech Group juga turut berfokus pada pengelolaan sampah anorganik dari berbagai material operasional mulai dari kertas, kain, hingga plastik & impraboard.

Inisiatif program ini berhasil mengumpulkan hingga 660 kilogram dari sampah gabungan yang akan diolah kembali melalui tangan rekan-rekan kertabumi yang terampil, warga setempat yang tergabung dalam Karang Taruna dan PKK menjadi produk kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.

Selanjutnya, kerajinan tangan ini akan dipasarkan di galeri dan juga melalui media sosial Kertabumi. 

Cermati Fintech Group sangat mengapresiasi komitmen Kertabumi bahwa setiap rupiah yang dihasilkan dari hasil penjualan akan diputar kembali untuk mendukung operasional dan kesejahteraan warga, memastikan bahwa roda ekonomi sirkular ini terus bergerak dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Program pengelolaan sampah ini menjadi langkah konkret bahwa visi besar perusahaan tidak hanya terbatas pada solusi finansial digital, tetapi juga mencakup kontribusi aktif bagi ekosistem keberlanjutan di Indonesia.

CEO Cermati Fintech Group, Andhy Koesnandar mengatakan pertumbuhan bisnis tidak boleh mengesampingkan tanggung jawab terhadap kelestarian alam dan lingkungan.

“Melalui pemanfaatan material branding menjadi produk fungsional, kami mengambil pendekatan kreatif untuk meminimalisir jejak karbon operasional dan memastikan material promosi kami memiliki siklus hidup yang lebih panjang dan bermanfaat,” ungkapnya.

Direktur Utama Indodana Fintech, Ronny Wijaya, menambahkan inisiatif ini merupakan langkah nyata  dalam membangun ekosistem teknologi finansial yang berkelanjutan.

“Kami ingin kehadiran solusi digital kami di masyarakat berjalan beriringan dengan dampak positif bagi kelestarian ekosistem alam, sehingga inovasi dan alam dapat tumbuh bersama secara harmonis,” katanya.

Direktur Indodana Finance, Iwan Dewanto, menekankan selain aspek kepedulian terhadap lingkungan dan keberlanjutan masa depan terdapat aspek pemberdayaan masyarakat yang harus kita jalankan.

Melalui program ini diharapkan akan  mengubah paradigma bahwa sampah bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan awal dari nilai baru.

Dengan pengolahan yang tepat sampah dapat diolah menjadi barang jadi yang memiliki manfaat, nilai ekonomi dan daya guna bagi masyarakat.

“Fokus kami bukan sekadar pada mesin pengolah sampah, melainkan pada peningkatan pemberdayaan masyarakatnya. Melalui dukungan ini, kami berharap warga sekitar Kertabumi Recycling Center dapat mengasah potensi ekonomi kreatif mereka, sehingga sampah yang dikelola mampu memberikan manfaat nilai tambah finansial serta dapat melihat peluang usaha yang dapat tumbuh dari proses daur ulang untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat,” paparnya.

Cermati Fintech Group percaya bahwa ekonomi sirkular dapat menjawab tantangan isu lingkungan sekaligus menjadi solusi dalam mengangkat perekonomian masyarakat setempat.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post