JAKARTA — Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Kelapa Gading Chapter sukses digelar pada 7–8 Februari 2026 di Harris Hotel and Convention Kelapa Gading, Jakarta. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan semangat diplomasi, kepemimpinan, dan wawasan global di kalangan pelajar dan mahasiswa.
Acara ini didukung oleh Wali Kota Jakarta Utara dan secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan.
Dalam sambutannya, ia mendorong para peserta untuk mengembangkan potensi kepemimpinan sejak dini sebagai bekal menghadapi tantangan global.
AYIMUN Kelapa Gading Chapter digagas oleh International Global Network (IGN) bekerja sama dengan Yayasan Al Azhar Kelapa Gading, serta mendapat dukungan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Kegiatan ini menghadirkan simulasi konferensi Model United Nations (MUN) berskala regional. IGN merupakan organisasi pendidikan yang berfokus pada pengembangan generasi muda melalui program edukasi internasional.
Dua program unggulannya, Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) dan Asia World Model United Nations (AWMUN), telah diikuti ribuan delegasi dari lebih dari 180 negara.
“Hari ini, kita tidak hanya membuka chapter. Tetapi kita menyiapkan generasi muda untuk memimpin dunia yang dibentuk oleh perubahan yang pesat dan peluang yang tak terbatas,” ungkap President IGN, Muhammad Fahrizal, dalam pidato pembukaannya.
Libatkan Peserta dari Berbagai Daerah dan Jenjang Pendidikan
Sebanyak 158 peserta resmi mengikuti konferensi ini dari total 231 pendaftar yang lolos seleksi. Para peserta berasal dari lebih dari 35 sekolah dan universitas di berbagai daerah, seperti Jabodetabek, Medan, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.
Peserta mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, hingga universitas, menegaskan posisi AYIMUN Kelapa Gading Chapter sebagai ajang MUN regional yang inklusif dan edukatif.
Simulasi Sidang Diplomasi dan Penguatan Soft Skill
Konferensi ini menghadirkan berbagai sesi diskusi dan simulasi sidang diplomasi internasional, mulai dari negosiasi hingga penyusunan dokumen resolusi yang meniru proses persidangan di Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Setiap sesi dipandu oleh chairs berpengalaman untuk memastikan diskusi berjalan efektif sekaligus melatih keterampilan komunikasi, kolaborasi, dan pemecahan masalah secara langsung.
Adapun chairs AYIMUN Kelapa Gading Chapter berasal dari berbagai negara, yakni Syaqila binte Suzaini (Singapura), AJ Grosvenor (Thailand), serta Lathifah NJ dan Rayhan Ekananto dari Indonesia.
Ruang Pembentukan Karakter dan Jejaring Pelajar
Tak hanya berfokus pada aspek akademik, AYIMUN Kelapa Gading Chapter juga menekankan pembentukan karakter dan kepemimpinan. Peserta dilatih berpikir strategis, bekerja dalam tim, serta menghargai perbedaan perspektif sebagai modal penting calon pemimpin masa depan.
Interaksi antarpelajar dari berbagai daerah turut memperluas wawasan global peserta dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam menyampaikan gagasan di forum internasional.
Konsistensi IGN Bangun Ekosistem Diplomasi Pelajar
Dengan total 158 peserta dari lebih 35 institusi pendidikan, konferensi ini menegaskan pentingnya pendidikan diplomasi sebagai sarana pengembangan soft skill dan kompetensi global sejak dini.
Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan konsistensi IGN dalam memberdayakan generasi muda melalui platform MUN.
Melalui AYIMUN Kelapa Gading Chapter, IGN kembali menegaskan misinya untuk mendekatkan pelajar Indonesia dengan dunia diplomasi internasional dan membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan.
Ke depan, AYIMUN juga telah menyiapkan konferensi lanjutan, yakni AYIMUN Bekasi Chapter pada 11–12 April 2026 di Hotel Four Points Bekasi serta AYIMUN Penang Chapter yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026, dengan tanggal pelaksanaan akan diumumkan kemudian.

