April 13, 2026

Sirka Buka Klinik Metabolik di Kelapa Gading, Hadirkan Solusi Terintegrasi Atasi Obesitas

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA — Di tengah meningkatnya prevalensi obesitas dan penyakit metabolik di Indonesia, Sirka menghadirkan pendekatan medis terintegrasi yang menggabungkan teknologi digital dan layanan klinik.

Model ini semakin mudah diakses dengan dibukanya cabang baru di Jalan Boulevard Artha Gading, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sebagai klinik metabolik pertama di Indonesia, Sirka menempatkan obesitas dan gangguan metabolik sebagai kondisi medis yang membutuhkan penanganan komprehensif dan berkelanjutan.

Pendekatan yang diterapkan Sirka mengombinasikan perubahan gaya hidup terarah dengan farmakoterapi berbasis bukti untuk mencapai hasil klinis yang aman dan terukur.

Koordinator tim medis Sirka, dr. Febrina Fajria, menegaskan pentingnya pemahaman obesitas sebagai kondisi medis.

“Obesitas bukan sekadar masalah penampilan atau kurangnya disiplin. Ini adalah kondisi medis kronis yang menyebabkan gangguan metabolik kompleks serta meningkatkan risiko diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung koroner, hingga beberapa jenis kanker. Yang sering kami temukan di lapangan, banyak pasien baru datang ketika komplikasi sudah mulai muncul.

Penanganan yang efektif harus dimulai lebih awal, bersifat menyeluruh, dan didukung oleh tim medis yang benar-benar memahami interaksi antara metabolisme, nutrisi, dan gaya hidup pasien,” ungkapnya.

Pendekatan ini menjadi landasan perawatan Sirka, di mana setiap keputusan klinis berbasis pada data medis pasien.

Integrasi Teknologi untuk Monitoring Berkelanjutan
Co-Founder dan CEO Sirka, Rifanditto Adhikara, menegaskan bahwa setiap terapi ditentukan berdasarkan protokol klinis yang ketat.

“Platform digital Sirka bukan sekadar aplikasi pencatat kalori atau buku harian kesehatan. Ini adalah sistem yang menghubungkan pasien dengan tim medis secara langsung dan berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui sistem ini, pasien dapat melaporkan perkembangan harian, berkonsultasi, hingga mendapatkan penyesuaian terapi secara real-time tanpa harus menunggu kunjungan berikutnya. Pendekatan ini menciptakan continuum of care meski pasien tidak berada di klinik.

Didukung Tim Multidisiplin dan Hasil Terukur
Layanan Sirka didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, nutrisionis, dan sport coach.

“Sistem koordinasi kami berjalan di atas tiga pilar, yakni rekam medis terpusat dan terpadu, protokol treatment yang terstruktur, dan review kasus reguler,” jelas Rifanditto.

Pendekatan berbasis data ini menghasilkan capaian yang terukur. Data internal menunjukkan 90 persen pasien mengalami penurunan berat badan signifikan, 37 persen penurunan kolesterol, dan 57 persen penurunan tekanan darah.

Ekspansi Strategis dan Dukungan Investor
Pembukaan cabang di Kelapa Gading menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan, sekaligus memperkuat model hybrid Sirka yang menggabungkan layanan online dan offline.

Ekspansi ini juga didukung kerja sama dengan investor, salah satunya Mustika Ali.

“Keputusan kami untuk berinvestasi di Sirka dan memilih Kelapa Gading sebagai lokasinya bukan keputusan yang diambil sembarangan. Data menunjukkan Jakarta memiliki prevalensi obesitas tertinggi di Indonesia, dan Kelapa Gading adalah kawasan dengan kepadatan populasi urban yang tinggi namun belum terlayani secara optimal oleh klinik metabolik berkualitas. Kami percaya Sirka memiliki model yang tepat, tim yang tepat, dan pendekatan berbasis bukti yang akan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat di sini. Investasi ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga tentang menghadirkan solusi kesehatan yang benar-benar dibutuhkan,” ujarnya.

Ke depan, Sirka menargetkan ekspansi lebih luas guna membangun ekosistem layanan kesehatan metabolik di Indonesia.

Dengan pendekatan terintegrasi berbasis teknologi dan medis, Sirka menegaskan posisinya sebagai mitra kesehatan jangka panjang bagi masyarakat, bukan sekadar penyedia layanan.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post