January 28, 2026

Puja Bumi Kenduri Hadir di Blok M, Menghidupkan Filosofi Kenduri dalam Balutan Kuliner Nusantara

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA— Berlokasi di kawasan strategis Blok M, Puja Bumi Kenduri hadir sebagai restoran Nusantara yang menjadi bagian penting dari kawasan The Trunojoyo. Restoran ini lahir dari keyakinan personal sang pendiri bahwa makanan bukan sekadar hidangan, melainkan bahasa budaya yang sarat makna.

Puja Bumi Kenduri mengusung semangat Bumi Kenduri, sebuah tradisi Nusantara yang merepresentasikan kebersamaan, rasa syukur, kerendahan hati, serta kesakralan momen berbagi.

Filosofi tersebut menjadi fondasi utama dalam setiap pengalaman bersantap yang dihadirkan.

Nama Puja dimaknai sebagai penghormatan—kepada bumi, tradisi, dan setiap tangan yang terlibat dalam proses menanam, mengolah, hingga menyajikan makanan. Sementara kenduri melampaui arti makan bersama, sebagai simbol kebersamaan dan semangat berbagi dalam budaya Indonesia.

Perjalanan membangun Puja Bumi Kenduri tidak terlepas dari tantangan, terutama dalam menjaga keseimbangan antara keaslian cita rasa leluhur dan tuntutan gaya hidup modern.

Mantara Group sebagai pengelola menempatkan inovasi bukan sebagai pengganti tradisi, melainkan sebagai medium untuk menafsirkannya kembali secara relevan dan penuh rasa hormat.

Chef Ray Villian (foto Puja Bumi Kenduri)

Melalui kolaborasi dengan ahli kuliner, perajin, dan pelaku budaya, Puja berupaya mengangkat kekayaan kuliner Nusantara ke panggung yang lebih bermakna.

“Kami menyadari bahwa kekayaan kuliner Nusantara seringkali disajikan secara sederhana, meskipun nilai, filosofi, dan kedalaman sejatinya layak mendapat panggung yang lebih bermakna,” ungkap Rezha Aditya, perwakilan owner dari Mantara Group.

Ruang Jeda di Tengah Dinamika Blok M
Sebagai bagian dari kawasan The Trunojoyo, Puja Bumi Kenduri hadir di tengah Blok M yang dikenal dengan energi kreatif, ritme cepat, dan dinamika tinggi.

Di tengah hiruk-pikuk tersebut, Puja dikonsep sebagai sanctuary—ruang jeda yang menawarkan ketenangan di tengah kesibukan kota.

Dari sisi kuliner, Puja menempatkan makna di atas tren. Warisan masakan Indonesia menjadi pusat dari seluruh pengalaman bersantap, melampaui konsep fusion maupun estetika visual semata.

“Inilah cara kami tetap menjadi bagian dari ekosistem Blok M yang dinamis, sekaligus menghadirkan standar yang lebih dewasa dan berkarakter dalam lanskap kuliner kawasan tersebut,” tambah Rezha.

Pengalaman Bersantap Multisensori yang Hangat
Pengalaman bersantap di Puja dirancang secara multisensori. Aroma rempah yang lembut, material interior alami, serta pencahayaan hangat berpadu menciptakan atmosfer yang menenangkan.

Interior klasik modern dikombinasikan dengan dekorasi tradisional, menghadirkan ruang yang terasa personal sejak langkah pertama.

Pendekatan pelayanan pun dibuat dengan ritme yang tenang, mulai dari sambutan staf hingga pengenalan setiap hidangan melalui cerita, agar tamu merasa dihargai, bukan sekadar dilayani.

“Kami ingin cita rasa Puja menjadi kesan yang melekat, menjadi kenangan yang melahirkan cerita yang baik dan menjadi pilihan untuk berlabuh menikmati waktu berharga bersama keluarga, kerabat, maupun rekan kerja,” ucap Chef Ray Villian, representatif manajemen Puja.

Beberapa menu unggulan di antaranya Bebek Asap Trunojoyo yang melalui proses dry-aged sehingga menghasilkan tekstur lebih juicy, disajikan dengan bumbu hitam khas Madura.
Selain itu, terdapat Palapa Kelor Mesanten, sup kelapa hangat yang disajikan autentik dalam batok kelapa, terinspirasi dari tradisi Ubud.

Untuk jamuan berkelompok, Puja menghadirkan OP Ribs Rembiga yang dimasak slow-cooked selama empat jam serta Lobster Jimbaran beraroma kayu rambutan dengan butter embe, masing-masing dalam porsi 2–3 orang.

Menu Andalan: Dari Klasik hingga Kreasi Modern Nusantara
Setiap menu di Puja merupakan bentuk penghormatan terhadap kekayaan rasa Nusantara dan dirancang untuk dinikmati bersama.

Fasilitas Lengkap untuk Kebersamaan
Mendukung konsep kebersamaan, Puja Bumi Kenduri menyediakan paket buffet untuk grup besar serta VIP Room di lantai dua.

The Trunojoyo Private Rooms terdiri dari lima ruangan dengan kapasitas 10 hingga 30 orang, ideal untuk acara makan yang lebih intim dan privat.

Blueprint The Trunojoyo dan Rencana Ekspansi
“The Trunojoyo kami bayangkan sebagai sebuah ruang gaya hidup yang utuh — di mana setiap tempat memiliki perannya masing-masing, namun terikat oleh satu visi besar,” ujar Chef Ray.

Puja Bumi Kenduri menjadi fondasi pengembangan konsep-konsep berikutnya di kawasan The Trunojoyo sebagai curated lifestyle block.

Ke depan, kawasan ini akan menghadirkan restoran berkonsep Asian Bistro dan Steak House yang direncanakan buka pada kuartal kedua dan ketiga 2026.

Asian Bistro dirancang sebagai destinasi sosial yang aktif dari pagi hingga malam, dengan desain kontemporer, pencahayaan dinamis, musik yang lebih playful, serta sajian Asia Timur hingga Asia Tenggara.

“Kami mengundang para pecinta kuliner untuk menarik kursi, rehat sejenak dari bisingnya kota, dan menemukan kembali makna kebersamaan di Puja Bumi Kenduri,” pungkasnya.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post