February 4, 2026

Ramadan 2026, BAZNAS RI Bidik Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah Rp515 Miliar

Wanitaindonesia, JAKARTA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menargetkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama Ramadan 2026 M/1447 H sebesar Rp515 miliar.

Target tersebut disampaikan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam Konferensi Pers Program Ramadan BAZNAS 2026 “Zakat Menguatkan Indonesia” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026.

Menurut Kiai Noor, target tersebut tidak sekadar angka, melainkan bentuk ikhtiar BAZNAS dalam memperluas manfaat zakat bagi mustahik di seluruh Indonesia, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat, khususnya di bulan Ramadan.

Kontribusi Perusahaan Jadi Andalan Penghimpunan
Kiai Noor menjelaskan, target Rp515 miliar tersebut merupakan target pengumpulan khusus BAZNAS RI pusat, dengan kontribusi signifikan diproyeksikan berasal dari sektor korporasi.

“Target Rp515 miliar itu hanya untuk di BAZNAS RI (pusat) saja. Terkait sumber penghimpunan, kami memproyeksikan kontribusi besar berasal dari perusahaan. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan yang menyatakan komitmen untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS. Dari sinilah kami berani menetapkan target Rp515 miliar. Angka ini memang terbilang berani, namun landasan dan alasannya kuat,” jelas Kiai Noor.

Ia menegaskan, zakat merupakan kekuatan kolektif umat yang mampu berperan strategis dalam mengurangi kemiskinan dan kesenjangan sosial.

“Melalui momentum Ramadan, kami berharap partisipasi masyarakat dalam berzakat melalui BAZNAS semakin meningkat,” ujarnya.

Dana ZIS Dikelola Amanah dan Berdampak Langsung
Lebih lanjut, Kiai Noor memastikan dana ZIS yang terhimpun akan dikelola secara amanah dan profesional, serta disalurkan melalui berbagai program yang berdampak langsung bagi mustahik.
Program tersebut mencakup bantuan sosial, layanan kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga penanganan bencana.

“Kami ingin zakat hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan umat dan bangsa, sekaligus berkontribusi dalam menguatkan Indonesia, khususnya pada penanganan dan pemulihan pascabenca,” katanya.

Perkuat Layanan Digital dan Jemput Zakat
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, M.Si., CFRM., menyampaikan pencapaian target Rp515 miliar akan didorong melalui peningkatan kualitas layanan dan kemudahan akses bagi para muzaki.

“Pada Ramadan tahun ini, kami memperkuat berbagai kanal pembayaran zakat yang lebih mudah diakses masyarakat, baik melalui platform digital maupun layanan konvensional,” ujar Rizaludin.

Ia menjelaskan, optimalisasi layanan digital dilakukan melalui penguatan kanal pembayaran zakat di website BAZNAS, platform daring, serta kerja sama dengan perbankan dan penyedia layanan keuangan digital.

“Langkah ini diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan, khususnya bagi masyarakat di wilayah perkotaan dan generasi muda,” ujarnya.

Selain itu, BAZNAS juga akan memperluas layanan jemput zakat serta membuka gerai zakat di berbagai titik strategis, termasuk pusat perbelanjaan.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan berbagai mitra strategis, mulai dari kementerian dan lembaga, badan usaha milik negara, sektor swasta, hingga komunitas masyarakat agar potensi zakat, infak, dan sedekah dapat tergali lebih optimal,” kata Rizaludin.

Transparansi dan Prinsip 3A Jadi Kunci Kepercayaan Publik
Rizaludin menegaskan, kepercayaan publik menjadi faktor utama dalam pengelolaan dana ZIS. Oleh karena itu, BAZNAS berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas di setiap proses.

“Kami berpegang teguh pada prinsip 3A, yakni Aman syar’i, Aman regulasi, dan Aman NKRI, dalam mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial keagamaan lainnya,” tegasnya.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Pimpinan Bidang SDM, Keuangan, dan Umum Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec., Deputi I Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Direktur Layanan, Promosi, dan Data Optimasi sekaligus Ketua Panitia Ramadan BAZNAS 2026 H. Rulli Kurniawan, M.M., CMA., CFRM, serta para amil dan amilat BAZNAS RI.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post