February 14, 2026

Bamed Hadirkan Modern Skin Rejuvenation dengan Teknologi Oligio dan Pendekatan Holistik

JAKARTA –Di tengah pertumbuhan pesat industri kesehatan dan estetika di Indonesia, kebutuhan layanan medis komprehensif dan aman yang ditangani langsung oleh dokter spesialis semakin meningkat. Menjawab kebutuhan tersebut, Bamed menegaskan posisinya sebagai penyedia layanan Complete Medical Aesthetic and Wellness, Led by Specialists dengan pendekatan medis holistik dan standar klinis tinggi.

Komitmen ini tercermin dari perjalanan Bamed selama 16 tahun dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis keilmuan serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama antara Klinik BAMED dan PT Sometech Indonesia untuk peluncuran teknologi Oligio.Chief Executive Officer Bamed, dr. Yassin Yanuar Mohammad, menegaskan bahwa layanan kesehatan berbasis spesialis menjadi fokus utama perusahaan.

“Ditangani oleh ahlinya yaitu tim dokter spesialis, serta didukung oleh teknologi terkini dan evidence-based medicine, dengan akreditasi paripurna. Dengan demikian, keluarga Indonesia tidak perlu lagi ke luar negeri untuk mendapatkan layanan kesehatan dengan standar seperti ini,” jelasnya. Kolaborasi ini disebut sebagai langkah nyata menghadirkan inovasi medis sekaligus meningkatkan edukasi publik tentang layanan estetika dan wellness yang aman secara klinis.

Edukasi Publik Jadi Prioritas
Chief Business Marketing & Customer Management Officer Bamed, dr. Ratu Abigail Audity, menilai peran media sangat penting di era digital.

“Berbagai informasi seputar kesehatan beredar begitu luas, namun sebagian di antaranya mengandung informasi yang menyesatkan, bahkan hoaks. Oleh karena itu, Bamed senantiasa berkomitmen untuk melakukan berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari pengambilan keputusan kesehatan yang tidak didasarkan pada informasi yang tepat dan akurat,” katanya.


Modern Skin Rejuvenation Berbasis Etika Medis
Chief Medical & Ancillary Services Officer Bamed, dr. Adhimukti T. Sampurna, menekankan inovasi harus tetap berlandaskan etika medis dan hasil natural.

“Rejuvenation is not just anti-aging. Banyak orang masih terjebak dalam paradigma bahwa estetika adalah upaya melawan waktu secara paksa. Padahal, modern rejuvenation bertujuan untuk improve skin quality, bukan mengubah bentuk atau shape wajah seseorang menjadi orang lain,” jelasnya.

Pendekatan ini didukung empat pilar utama peremajaan kulit modern, yaitu Structural Support, Pigment and Tone Correction, Texture and Skin Quality, serta Personalization and Safety.

Teknologi Oligio untuk Pengencangan Kulit Non-Bedah
Dokter Spesialis Dermatologi Bamed, dr. Riva Ambardina Pradita, menjelaskan bahwa Oligio merupakan teknologi monopolar radiofrequency untuk pengencangan kulit non-bedah.

“Secara klinis, Oligio menjadi pilihan utama pada pasien dengan kekenduran kulit ringan hingga sedang, seperti di area pipi, garis rahang, lipatan nasolabial, hingga leher, terutama bagi mereka yang mulai melihat tanda penuaan dini dan ingin melakukan tindakan preventif,” katanya.

Efek pengencangan disebut mulai terlihat dalam empat minggu dan berkembang hingga 24 minggu setelah tindakan.

Pendekatan Kombinasi dan Personalisasi Perawatan
Dokter Spesialis Dermatologi Bamed lainnya, dr. Caroline Oktarina, menegaskan pentingnya pendekatan kombinasi teknologi dalam peremajaan kulit.

“Kulit dapat dianalogikan seperti sebuah bangunan yang tersusun dari banyak lapisan. Untuk mendapatkan hasil peremajaan yang optimal, kita tidak bisa hanya memperbaiki bagian luarnya saja, tetapi juga perlu memperkuat struktur di bagian dalam sehingga sangat penting melakukan pendekatan combination protocol antara laser dan energy-based device,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keputusan perawatan harus dipimpin dokter dengan mempertimbangkan kondisi kulit dan faktor individu.

Nutrisi Presisi dan Akupunktur Medis untuk Anti-Aging Holistik
Dokter Spesialis Gizi Klinik Bamed, dr. Karina Marcella, menegaskan bahwa penuaan juga dipengaruhi metabolisme sel.

“Apa yang kita konsumsi setiap hari memiliki dampak langsung terhadap jalur metabolisme sel, fungsi mitokondria, hingga kecepatan penuaan,” jelasnya.

Sementara Dokter Spesialis Akupunktur Bamed, dr. Rina Nurbani, menambahkan peran akupunktur medik dalam wellness modern.

“Akupunktur medik merupakan ilmu yang telah terintegrasi dengan kedokteran modern, sesuai dengan prinsip biomedik, uji klinis ilmiah, dan evidence-based medicine, sehingga penerapannya dapat dipertanggungjawabkan secara medis,” jelasnya.

Fokus pada Kualitas Hidup Jangka Panjang
Melalui integrasi estetika medis, nutrisi presisi, hingga akupunktur medik, Bamed menegaskan komitmennya menghadirkan layanan anti-aging dan wellness berbasis spesialis yang aman dan berkelanjutan.

Pendekatan komprehensif ini menempatkan analisis medis menyeluruh, teknologi terkurasi, dan keputusan klinis dokter sebagai dasar layanan, demi kualitas hidup dan kesehatan jangka panjang pasien Indonesia.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post