May 1, 2026

Future Beauty Talk 4.0: Martha Tilaar Group Dorong Inovasi Bioteknologi dan Keberlanjutan Industri Kecantikan

JAKARTA — Industri kecantikan global tengah memasuki fase baru yang ditandai dengan percepatan inovasi berbasis sains, perubahan perilaku konsumen, serta meningkatnya tuntutan terhadap transparansi dan keberlanjutan.


Menjawab dinamika tersebut, Martha Tilaar Group melalui anak usahanya PT Cedefindo kembali menghadirkan forum tahunan Future Beauty Talk (FBT) 4.0 bertema “Beauty Reimagined: Biotech, Wellness & The Next Cosmetic Frontier.”

Forum ini menghadirkan sejumlah pembicara, termasuk Kilala Tilaar sebagai keynote speaker, bersama Maily serta Stacey Fraser dari Selandia Baru.

Ketiganya akan membahas perspektif terkait riset, inovasi, dan pengembangan produk kecantikan global.

Dorong Pemanfaatan Bahan Lokal Indonesia
Pada penyelenggaraan tahun ini, PT Cedefindo juga menghadirkan inisiatif baru berupa apresiasi bagi brand dan distributor yang berkomitmen memanfaatkan bahan baku lokal Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat daya saing nasional sekaligus mendorong optimalisasi kekayaan alam Indonesia.

Perubahan Perilaku Konsumen dan Tren Ethical Beauty
Perubahan lanskap industri turut dipengaruhi oleh pergeseran perilaku konsumen, terutama generasi Gen Z yang semakin kritis dan berbasis nilai.

Kecantikan kini tidak hanya soal tampilan, tetapi juga mencakup kesehatan, keamanan bahan, keberlanjutan, serta identitas produk.

Tren pun berkembang dari natural beauty menuju ethical beauty, yang menekankan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Riset Biodiversitas Jadi Keunggulan Indonesia
Indonesia dinilai memiliki posisi strategis berkat kekayaan biodiversitasnya.

Melalui Martha Tilaar Innovation Centre, riset berbasis bioprospeksi terus dikembangkan untuk menghasilkan bahan baku natural terstandarisasi.

Inovasi ini diwujudkan dalam koleksi ekstrak Berto Biotech Industry yang telah melalui pembuktian ilmiah untuk memastikan keamanan dan manfaatnya.


Teknologi Bioteknologi Dorong Inovasi Produk
Di tingkat global, tren kecantikan berkembang ke arah pendekatan yang lebih holistik seperti longevity science, neurocosmetics, hingga penggunaan bahan upcycled.

Pemanfaatan bioteknologi seperti bio-fermentasi, exosome, dan bahan aktif biomimetik juga semakin memperkuat efektivitas dan keamanan produk.

Selain itu, tren seperti skinification pada perawatan rambut serta inovasi tekstur ringan dengan invisible finish menunjukkan pengalaman penggunaan menjadi faktor penting.

Tantangan dan Pentingnya Kolaborasi Industri
Meski peluang besar terbuka, industri kecantikan tetap menghadapi tantangan, mulai dari kebutuhan investasi riset, dinamika regulasi, hingga kesiapan adopsi teknologi.

Dalam konteks ini, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.

Sebagai contract manufacturer, PT Cedefindo menghadirkan dukungan menyeluruh mulai dari pengembangan tren hingga formulasi, dengan standar uji efikasi dan keamanan yang ketat.

Komitmen Dorong Inovasi dan Daya Saing Global
Kilala Tilaar menegaskan pentingnya adaptasi industri terhadap perubahan global.

“Melalui Future Beauty Talk 4.0, kami ingin menghadirkan perspektif global yang relevan sekaligus mendorong pelaku industri kecantikan Indonesia untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perubahan. Ke depan, industri ini tidak hanya berbicara tentang produk, tetapi juga tentang sains, keberlanjutan, dan bagaimana memahami kebutuhan konsumen secara lebih holistik,” pungkasnya.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post