Wanitaindonesianews.com, JAKARTA – YCAB Foundation resmi meluncurkan program Anak Muda untuk Dunia Kerja dan Wirausaha Digital yang Inklusif (ANDAL) dengan dukungan Global Innovation Challenge 2025 dari Citi Foundation.
Program ini hadir untuk memperkuat kesiapan kerja serta membuka peluang ekonomi digital bagi generasi muda Indonesia, khususnya perempuan dan penyandang disabilitas
Program ANDAL dibangun melalui dua fokus utama, yakni persiapan kerja dan kewirausahaan digital.
Program ini akan dijalankan secara hybrid melalui berbagai pelatihan vokasi berbasis kompetensi, penguatan soft skills, literasi finansial, edukasi Prevention of Sexual Harassment, Exploitation and Abuse (PSHEA), hingga pelatihan afiliator dan integrasi peserta ke berbagai platform digital.
Peluncuran program berlangsung pada 26 Mei 2025 di Manhattan Hotel Jakarta dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan dari sektor pemerintah, swasta, hingga organisasi masyarakat sipil. Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Dr. Ir. H. Afriansyah Noor, S.T., M.Si., IPU; Country Head of Public Affairs Citi Indonesia, Hario Widyananto; dan Chief Operating Officer YCAB Foundation, Linda Sukandar.
Pemerintah Dorong Ketenagakerjaan Inklusif di Era Ekonomi Digital
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, menegaskan bahwa transformasi ekonomi digital harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif dan kompeten.
“Transformasi ekonomi digital harus diiringi dengan kesiapan sumber daya manuasia yang adaptif, kompeten, dan inklusif. Generasi muda perlu mendapatkan akses yang lebih luas terhadap pelatihan, pengembangan keterampilan, dan peluang kerja agar mampu bersaing serta berkembang di dunia kerja yang terus berubah.

Pemerintah juga terus mendorong penguatan pelatihan vokasi dan kolaborasi lintas sector untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan bebas dari diskriminasi,” ujar Afriansyah Noor.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Program ANDAL Jawab Tantangan Generasi NEET di Indonesia
Peluncuran program ANDAL juga diisi dengan talk show bertajuk “Menjembatani Kesenjangan: Sinergi Strategis untuk Perluasan Kerja dan Wirausaha Digital Inklusif”.
Diskusi tersebut membahas pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperluas peluang kerja dan kewirausahaan digital bagi generasi muda Indonesia. Hal ini dinilai penting karena data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat sekitar 9,58 juta generasi muda atau 21,46 persen masuk dalam kategori Not in Education, Employment, and Training (NEET).
Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Berdasarkan laporan e-Conomy SEA 2025 yang dirilis Google, Temasek, dan Bain & Company, ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai hampir US$100 miliar pada 2025 atau tumbuh 14 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut membuka peluang baru di sektor ekonomi digital, termasuk ekonomi kreator, afiliator, hingga usaha berbasis platform digital yang kini semakin diminati generasi muda.
Citi Foundation dan YCAB Foundation Targetkan 2.500 Peserta
Melalui dukungan hibah Global Innovation Challenge 2025, YCABFoundation menjadi satu-satunya organisasi asal Indonesia yang terpilih sebagai penerima dukungan bersama 50 organisasi global lainnya.
Program ANDAL ditargetkan menjangkau 2.500 generasi muda di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah hingga Januari 2028. Sekitar 75 persen peserta merupakan perempuan dan dua persen penyandang disabilitas.
Country Head of Public Affairs Citi Indonesia, Hario Widyananto, mengatakan pemberdayaan generasi muda menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Citi Indonesia selalu percaya bahwa pemberdayaan generasi muda
merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui dukungan Citi Foundation terhadap program ANDAL yang dilaksanakan oleh YCAB Foundation, kami ingin membantu membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan, membangun kesiapan kerja, serta menangkap peluang ekonomi di tengah perkembangan dunia yang terus berubah. Inisiatif ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Citi untuk berkontribusi secara positif bagi komunitas di mana kami berada sekaligus mendorong kemajuan ekonomi di Indonesia,” ujar Hario.
YCAB Foundation Perkuat Peluang Kerja untuk Perempuan dan Disabilitas
Chief Operating Officer YCAB Foundation, Linda Sukandar, menyampaikan optimisme terhadap implementasi program ANDAL dalam membantu generasi muda menghadapi tantangan dunia kerja masa depan.
“Melalui Progam ANDAL, YCAB Foundation berupaya untuk membantu generasi muda membangun kesiapa kerja melalui pelatihan ketrampilan, penguatan soft skills, dan pendampingan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Bersama Citi Foundation, dukungan pemerintah, dan berbagai pihak, kami berharap program ini dapat membuka akses dan peluang yang lebih inklusif bagi generasi muda, termasuk perempuan dan penyandang disabilitas, agar mereka lebih siap berkembang di dunia kerja,” ujar Linda.

