Film Satu Suro Tembus 56 Ribu Penonton, Citra Kirana:  Usaha Tidak Mengkhianati Hasil!

Malang melintang di layar kaca dengan membintangi sejumlah sinetron stripping menjadikan  langkah aktris cantik Citra Kirana kian mulus  saat sejenak  menyebrang ke film layar lebar.  Terlebih di saat film yang dibintanginya mendapat respon positif dari penonton, hal tersebut kontan membuat Ciki- sapaan akrabnya-, mengukir senyum bangga.
 
Ya, film terbaru produksi Pichouse Films dan Umbara Brothers Film, ‘Satu Suro’, yang baru dibintangi Ciki mendapat respon yang baik dari penonton film Indonesia di hari pertama penayangannya. Terbukti, 56.325 orang sudah melewati malam #SatuSuro.
Di antara tiga film Indonesia lain yang tayang bersamaan, ‘Satu Suro’ menempati posisi teratas raihan penonton di hari pertama, Kamis, 7 Februari 2019. Disusul komentar-komentar positif dari para penontonnya.
“Ceritanya jelas dan menegangkan. Pengambilan gambar dan efek di film ini juga keren,” review akun @rosikaonly.
“#satusuro film yang ngajarin kita buat inget selalu sama sholat, agama, sama Allah,” kicau @mudimad.
Citra Kirana yang berperan sebagai Adinda turut memberikan komentarnya.
“Usaha tidak menghianati hasil! Happy banget lihat jumlah penonton di hari pertama tayang. Semoga ke depannya bertambah terus. Terima kasih semua yang sudah nonton. Semoga terhibur,”ucap  kekasih Ali Syakieb itu.
 
Menguras Tenaga
Di film Satu Suro, Ciki beradu peran dengan Nino Fernandes yang memerankan tokoh Bayu, suami Adinda, sosok wanita  hamil tua yang diperankannya.
Ini untuk kedua kali Ciki memerankan wanita hamil, dimana yang pertama kali di film Asih yang juga produksi MD Pictures.

“Karena sudah dua kali, lebih mudah mengeksplor  peran sebagai wanita hamil. Aku banyak bertanya ke keluarga  di rumah. Kebetulan kakakku sudah ada yang punya anak. Jadi aku pelajari lagi bagaimana cara  berjalan, duduknya orang hamil melalui dia,” tutur Ciki pada kesempatan berbeda.
Berangkat dari situlah, maka Ciki sama sekali tak mengalami  kesulitan ketika sutradara mulai mengarahkan kamera ke wajahnya.
Baik di film Asih dan Satu Suro ini, Ciki masih berkutat dengan genre horror. Hal tersebut diakuinya tidak membuatnya kapok.  Padahal membintangi film yang menyinggung dunia astral  sudah barang tentu tidak menutupi kemungkinan seorang pemain  bisa saja mengalami kejadian-kejadian aneh.
“Kejadian aneh sih alhamdulillah nggak ada. Karena di lokasi syuting justru aku merasa nyaman banget. Ketika take kan semua kru mengarah ke aku semua. Jadi otomatis aku nggak merasa takut atau bagaimana. Cuma memang di film Satu Suro ini scene-scene aku cukup berat sih. Dari awal sampai akhir, benar-benar menguras tenaga. Tapi semua itu sama sekali nggak bikin kapok,” lanjutnya, lagi.
Film Satu Suro mengisahkan Adinda (Citra Kirana) yang sedang hamil besar baru saja pindah ke sebuah rumah bersama suaminya Bayu (Nino Fernandez) yang terletak agak jauh dari kota.
Suatu hari, Adinda merasakan kontraksi pertanda akan segera melahirkan. Bayu langsung membawa Adinda ke rumah sakit terdekat. Namun, dokter memastikan bahwa belum saatnya Adinda melahirkan. Bayu lalu meninggalkan Adinda di rumah sakit, ia pulang ke rumah untuk mengambil keperluan yang tertinggal.
Saat Bayu kembali ke Rumah Sakit, terjadi pemandangan yang mengerikan. Ia hanya menemukan sebuah bangunan tua, kosong dan seluruh bangunannya gosong seperti habis terbakar.
Bagi Bayu hal itu mustahil, ia ingat betul rumah sakit yang ada di hadapannya adalah rumah sakit yang sama ketika ia mengantar Adinda.
Selain Ciki dan Nino, film ini  turut diperkuat oleh  Alexandra Gottardo, Willem Bevers, Yatie Surachman, dan Novie Chandra.
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *