Cinta Laura dan Herjunot Ali Bangun Romantisme Lewat Diskusi  Politik

GoHappyLive.com, JAKARTA- Artis Cinta Laura Kiehl terlibat dalam film Jeritan Malam berpasangan dengan aktor Herjunot Ali. Bagi Cinta, ini merupakan film horror keduanya yang penawarannya datang pada saat mendekati produksi akan segera dimulai.
 
Meski peran sebagai Wulan, datang last minute tidak membuat nyali Cinta menjadi ciut  menerima tantangan dari sang sutradara.
“Harus main karakter ini dengan bahasa  Indonesia,  clear harus jelas banget. Sulit aksennya, karena bahasa pertamaku bukan bahasa Indonesia,” ungkap Cinta Laura kepada awak media di toko buku Gramedia Matraman, Jakarta, 19/9 lalu.
Selain  harus kuat dengan aksen, tuntutan peran juga membuat Cinta mesti berjauhan dari rambut pirang kecoklatan miliknya.
Agar menyatu dengan sosok Wulan yang diperankannya , Cinta  juga mewarnai rambutnya menjadi hitam legam.
Cinta mengaku tertarik  pada jalan cerita Jeritan Malam karena  mengangkat  kebudayaan  tradisional Indonesia. Dara yang sudah selama 11 tahun ini menetap di Amerika Serikat berharap dapat  berkampanye melalui film  Jeritan Malam.
 
Hang Out Bareng
Di film produksi Soraya Intercine Films  ini, Cinta beradu acting dengan Herjunot Ali.
Diakui Cinta, ini untuk pertama kali dirinya dipertemukan dalam satu film.
“Sempat sulit   bangun romantisme dengan Herjunot. Apalagi, kita baru kenal satu sama lain. Selalu diarahkan oleh sutradara, dan banyak rileks lalu ngobrol setelah break. Selalu berusaha mengerti satu sama lain, makin lama chemistry makin bagus. Kami juga sempat hang out bareng di Sukabumi selama dua hari,” lanjut Cinta.
Untunglah, keduanya dapat dipersatukan oleh kesamaan senang  berdiskusi tentang banyak hal, mulai dari hal remeh temeh hingga berbau politik.
“Banyak hal yang bisa didiskusikan, dan kami ngobrolin beberapa hal yang ternyata nyambung. Ini jadi memudahkan kami untuk membangun chemistry dalam memerankan karakter,” tutur Herjunot.
Jeritan Malam diangkat dari novel berjudul sama  karya penulis Ade Prihatin yang diterbitkan Grasindo dari Kompas Gramedia.
Dikatakan Ade, semula dirinya menulis cerita Jeritan Malam di salah satu forum komunitas maya , Kaskus.  Di kemudian hari Ade bertemu dengan pihak Soraya Intercine Films dan mendorong untuk membukukan sekaligus menuangkan dalam layar kaca  kisah Jeritan Malam.
Melalui tangan dingin sutradara Rocky Soraya  dan penulis scenario Donny DhirgantoroCinta maupun Junor berharap film ini akan menjadi salah satu alternative tontonan menarik pada Desember 2019 mendatang .
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *