Sinetron Ijabah Cinta Semakin Memikat Pemirsa, Ranty Maria: Kekuatannya Ada Pada Cerita dan Sutradara

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA– Keputusan pesinetron muda Ranty Maria ke layar SCTV agaknya tidaklah sia-sia.  Tampil di sinetron harapan sutradara kawakan Maruli Ara bertajuk ‘Ijabah Cinta’,  akting  bintang yang terkenal melalui sinetron ‘Anak Langit’ beberapa tahun silam itu seolah mengobati kerinduan pemirsa.

 

Ijabah Cinta hadir sebagai sinetron yang memperkuat program Ramadan di SCTV yang ditayangkan sejak 6 Februari 2024 silam.

Ijabah Cinta memiliki jalan cerita yang menarik, berkisah tentang kehidupan seorang gadis cantik dan tangguh bernama Cinta yang jatuh cinta dengan Biru.

Kendati  terhalang restu, keduanya memutuskan untuk menikah. Namun, kehidupan pernikahan mereka tidak berjalan mulus.

Setelah malam pertama, Biru meninggalkan Cinta, hingga sempat terpuruk. Akhirnya Cinta berusaha bangkit dan mengadu nasib di Jakarta, dimana ia bertemu dengan Aris (Marcel Chandrawinata), mantan kekasih yang hampir menjadi suaminya.

Dalam wawancara eksklusif  bersama awak media, Ranty mengatakan tertarik pada jalan cerita Ijabah Cinta yang ditawarkan Maruli Ara.

“Bagus banget. Apalagi  lawan mainnya kak Marcel dan Cinta, senang banget dan langsung mengiyakan. Mereka memiliki akting yang bagus dan tidak diragukan lagi,”ungkap Ranty dalam wawancara yang digelar secara virtual, awal pekan lalu.

Dia menambahkan dengan bintang yang mumpuni, semakin mempermudah dalam mengeksplor karakter dan membangun chemistry dengan keduanya.

“Apalagi kak Marcel, dia tahu sinetron ini gimana dan tahu karakter lawan mainnya. Kalau sama Cinta gampang banget, karena diluar syuting kita temenan, ngobrol bareng, main kartu, dan kita juga pernah projek bareng,” pujinya.

Ijabah Cinta juga didukung sejumlah aktor sinetron kawakan ,diantaranya Anwar Fuadi, Adam Jordan, Garry Iskak dan nama lainnya semakin memperkuat keinginannya untuk mengambil sinetron ini.

Sementara itu, Cinta dan Marcel merasa  terbantu dengan arahan sutradara dalam mengembangkan karakter.

“Kesulitan itu pasti ada, tapi karena dibantu oleh sutradara. Kemudian ditambah diskusi dengan   lawan main untuk mendapatkan karakter sesuai yang diinginkan sutradara, sehingga gampang banget membangun chemistry hingga menyatu, jadi kesulitan bisa teratasi,” ujar Cinta.

Cinta  membeberkan karakter Biru seorang pencemburu, lantaran mengetahui istrinya kembali bertemu dengan sang mantan.

“Karakter Biru dalam sinetron ini semakin cemburu, tanpa adanya saingan dan semakin merasa kesepian. Dia mulai cemburu dan ketar-ketir karena Cinta sudah bertemu mantannya, Aris,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Marcel terkait tantangan bermain dalam  Ijabah Cinta.

“Kesulitannya karena tidak tahu episode berikutnya, kita akan menjadi seperti apa, larinya akan ke plot yang mana. Jadi kita harus bermain takut kebablasan dan kekurangan sehingga bermain di tengah-tengah. Kita tidak bisa bermain terlalu emosi, kemudian di episode berikutnya tidak ada emosinya sama sekali. Jadi kita menjaga inkarnasi karakternya tanpa merubah karakter di episode berikutnya, ” jelas Marcel.

Dikisahkan Cinta adalah mantan terindah bagi Aris, dan pertemuan kembali mereka berdua menjadi berkah bagi Aris, meski sudah memiliki istri.

“Cuma memang nggak bisa dibenarkan karena Aris sudah menikah. Nah, perkembangan karakternya ini Aris belum bilang ke Cinta bahwa Aris ini sudah punya istri. Jadi dilema Aris ini gimana caranya tetap ngomong tapi Cinta tetap dekat,” pungkas Marcel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *