Wanita Indonesia news.com, JAKARTA- Brand Zeta Prive kian berkibar seiring berjalannya waktu. Momentumnya adalah ketika Zeta Prime turut meramaikan panggung  New York Fashion Week 2023 lalu. Kini Zeta Privé kembali unjuk gigi pada ajang  Wonderful Indonesia Night pada 8 Mei 2024  dengan menampilkan koleksi teranyarnya di Dubai, Uni Emirate Arab.

 

Dengan koleksi bertemakan cahaya rembulan, Zeta Privé ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebagai salah satu wakil Indonesia menembus pasar dunia melalui acara Wonderful Indonesia Night pada 8 Mei 2024 lalu.

Gelaran ini berlangsung di Raffles Dubai Hotel dimana para pengunjung dapat menikmati dan menyelami budaya Indonesia dan dihadiri langsung oleh Menparekraf, Sandiaga Uno.

Acara ini bertujuan memperkenalkan kekayaan warisan budaya fesyen dan keberagaman kuliner Indonesia kepada dunia.

Zeta Privé sendiri berpartisipasi pada segmen puncak acara Indonesia Fashion Event dan membawakan Moonlight Abaya Collection dalam peragaan busana yang disaksikan oleh para calon buyer di Dubai.

“Saya sangat senang dan bangga sekali dengan diundangnya kami (Zeta Privé) mewakili Indonesia yang kaya akan warisan budaya dan kreatifitas. Saya yakin sumber daya manusia maupun alamnya memiliki potensi yang luar biasa untuk bersaing di dunia internasional,” ujar Trisha Chas, owner sekaligus fashion designer Zeta Privé.

Dikatakan Trisha, Moonlight Abaya Collection terinspirasi dari salah satu ciptaan Tuhan yang keindahannya paling sering dibahas dalam lagu, sajak, dan puisi.

Indahnya cahaya rembulan menerangi gelapnya malam merupakan inspirasi yang dituangkan dalam setiap looks pada koleksi ini. Koleksi khusus luxury abaya ini memakai palet warna yang mencerminkan cahaya rembulan, mulai dari hitam, biru malam, abu-abu, cream hingga kilauan beads yang menyerupai cahaya bulan.

Setiap abaya diberi sentuhan khas Indonesia dengan bordir bergaya vignette dengan nuansa batik yang diaplikasikan di berbagai bagian abaya.

“Koleksi yang kami bawa ke Dubai ini tidak hanya menampilkan kualitas fesyen Indonesia namun juga menampilkan seni budaya Indonesia yang kami aplikasikan dalam bentuk vignette bernuansa batik di berbagai bagian outfit Moonlight Abaya Collection. Saya berharap mata dunia dapat lebih terbuka dan kagum terhadap kekayaan budaya kita,” ungkap Trisha Chas pada acara Wonderful Indonesia Night tersebut.

Sekilas mengenai Zeta Privé merupakan hasil buah pikiran dan kepercayaan bahwa fesyen hasil karya anak Indonesia dapat bersanding menyaingi fesyen internasional terutama dalam kategori modest fashion. Indonesia memiliki potensi besar mengembangkan industri modest fashion, hal ini terlihat dalam berlimpahnya sumber daya bahan dan kemampuan crafmanship yang dapat dikembangkan hingga level teratas.

Dengan gaya desain modest yang kontemporer, Zeta Privé dikenal selalu bereksperimen membawa kreatifitas ke jenjang yang lebih tinggi dalam desain maupun penggunaan bahan.

“Setiap looks yang dihasilkan sangat diperhatikan dalam segi kenyamanan dan kemudahan penggunaannya, namun pastinya tidak meninggalkan sisi elegan dan kemewahannya,” jelas Trisha.

Zeta Privé didirikan pada tahun 2022 oleh seorang pengusaha yang sudah berkecimpung di dunia luxury items.

Trisha Chas merupakan CEO sekaligus owner Zeta Bags Group yang membawahi brand Zeta Bags, Zeta Scarves dan Zeta Privé. Terinspirasi dari brand super luxury asal Prancis, Hermés, Trisha Chas ingin brand Indonesia yang bisa menjadi kiblat fesyen dunia.

Sejak tahun 2023, Zeta Privé telah aktif mengikuti berbagai pergelaran busana kelas dunia dan nasional, mulai dari New York Fashion Week 2023, Indonesia Fashion Week 2023, Jakarta Muslim Fashion Week, Muslim Fashion Festival+, hingga Modest Fashion & Womenpreneurship Summit di Kuala Lumpur, Malaysia. Zeta Privé mulai dikenal banyak fashionista dalam menyajikan koleksi busana modest kontemporer namun mewah dengan aplikasi lace dan atensi pada detail.