April 17, 2026

Mesin Jahit AI Hikari Resmi Diluncurkan di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Industri Garmen

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA– Perusahaan global Hikari (Shanghai) Precise Machinery Science & Technology Co., Ltd resmi meluncurkan mesin jahit berteknologi artificial intelligence (AI) untuk mendukung peningkatan kualitas produk garmen di Indonesia.

Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan inovasi teknologi pada industri tekstil, sekaligus memperkuat efisiensi dan kualitas produksi.

Mesin jahit AI tersebut pertama kali diperkenalkan di Semarang dan turut dipamerkan dalam ajang Indo Intertex 2026 yang berlangsung pada 15–18 April 2026 di Hall D2, Jakarta.

Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku industri garmen dalam meningkatkan standar produksi.

Teknologi AI Tingkatkan Kualitas dan Efisiensi
Direktur Hikari, Wu Liang Jie, menegaskan bahwa peluncuran mesin jahit berbasis AI ini bertujuan untuk mendorong kualitas produk garmen di Indonesia.

“Ini adalah peluncuran perdana mesin jahit berteknologi AI. Produk ini memberikan apa yang dibutuhkan garmen. Dalam produk ini dikontrol oleh kecerdasan buatan, yang menghasilkan produk yang jauh lebih bagus,” ujar Wu Liang Jie.

Wu Liang Jie menambahkan, solusi AI dinilai mampu menghasilkan berbagai produk ‘premium sekaligus terjangkau’, serta menghemat biaya teknis untuk mentransformasi mesin jahit konvensional.

“Solusi AI, dinilai mampu menghasilkan berbagai produk ‘premium sekaligus terjangkau’, serta menghemat biaya teknis untuk mentransformasi mesin jahit konvensional,” tegasnya.

Wu Liang Jie, Direktur Hikari dan Marketing General Manager PT Brothersindo Saudara Sejati, Pratama Tanada (foto: dewi)

Indonesia Jadi Pasar Prioritas Hikari
Hikari telah melakukan ekspansi mesin jahit AI ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Pertumbuhan positif industri garmen nasional dalam beberapa tahun terakhir menjadi alasan utama Indonesia dipilih sebagai lokasi peluncuran.

“Karena pertimbangan ini, Indonesia menjadi salah satu negara prioritas sekaligus tempat peluncuran perdana mesin jahit berteknologi AI ini. Dimana  industri garmen di Tanah Air tumbuh secara positif dalam beberapa tahun terakhir,” lanjutnya lagi.

Perusahaan berkomitmen terus mengembangkan teknologi kecerdasan buatan dan mengintegrasikannya dalam proses produksi garmen secara global.

Mesin Pintar, Hasil Lebih Presisi
Marketing General Manager PT Brothersindo Saudara Sejati, Pratama Tanada, menjelaskan keunggulan teknologi ini dalam meningkatkan kualitas jahitan.

“Mesin jahit berbasis AI ini bekerja secara cerdas, sistemnya mampu mendeteksi kesalahan jahitan secara otomatis dan menyesuaikan pengaturan sesuai dengan jenis kain yang di pakai. Dan hasilnya jahitan bisa lebih rapi, lebih presisi dan konsisten.

Langkah ini sekaligus memperkuat daya saing produk garmen di Indonesia baik di pasar nasional maupun international,” tambahnya.

Dengan hadirnya mesin jahit berbasis AI, industri garmen Indonesia diharapkan mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan biaya lebih efisien.

Inovasi ini juga menjadi bagian dari transformasi industri menuju produksi yang lebih modern, presisi, dan berdaya saing global.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post