Wanitaindonesianews.com, JAKARTA–Da’i Rantau Minang (DARAM) sebuah organisasi masyarakat (ormas) tempat berkumpulnya ulama, da’i, aktivis Islam asal Minangkabau akan menggelar Silaturahmi Akbar pada Sabtu, 18 April 2026. Agenda silaturahmi ini sekaligus menjadi ajang peresmian kantor DPP DARAM yang telah memiliki sebanyak seribu anggota yang tersebar di sejumlah negara.
Ketua Umum DARAM, Buya DR. H. Elfa Hendri Mukhlis, MA menyampaikan peresmian kantor DPP menandai akan digulirkannya berbagai program keummatan, kemanusiaan dan keagamaan.
“Kantor DPP ini merupakan janji ketua umum, alhamdulillah sudah dapat terlaksana,” ungkap Buya Elfa kepada awak media pada Jumat, 17 April 2026 di kantor DPP DARAM di kawasan Pondok Gede.
Dalam kesempatan itu Buya Elfa didampingi Buya Chairat (Ketua Daram) dan Supriyadi, ST,.MM (Ketua Panitia & Bendahara Daram Internasional)
Buya Elfa menambahkan dalam kegiatan silaturahmi akbar akan dihadiri dai perantau Minang yang akan berkumpul bersama (daring dan luring) dan merancang sejumlah kegiatan sosial dan ekonomi secara bersamaan.
“Insya Allah bakal dihadiri para dai, aktivis islam, sejumlah pejabat daerah, dan pengusaha Minang. Pejabat daerah, seperti Gubernur Sumatera Barat dan anggota DPRD setempat juga dijadwalkan hadir bersama jajaran pengurus DARAM dari berbagai wilayah,” jelas Buya Elfa.
Buya Elfa menjelaskan Daram berdiri pada 8 Agustus 2018 yang berpusat di Jakarta dan sudah berkembang pesat dengan 16 Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) di Indonesia dan tersebar di 15 negara berupa Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN).
“Saat ini DPLN Daram tersebar di berbagai negara. Ada di Amerika Serikat, Australia, Saudi Arabia, Malaysia,Brunai Darussalam,Mesir, Jordania, Yaman, Jepang, dan lainnya,” papar Buya Elfa.
Pada silaturahmi akbar kali ini Daram akan melakukan pencanangan pembangunan Islamic Center Daram Internasional (ICDI) diatas tanah seluas 75 hektar.
Buya Elfa menjelaskan pencanangan proyek pembangunan ICDI merupakan bagian dari upaya strategis organisasi dalam merealisasikan visi besar Daram sebagai pusat peradaban Islam modern.
“Nantinya kawasan tersebut tidak hanya difokuskan sebagai pusat dakwah
dan pendidikan, tetapi juga akan dikembangkan menjadi pusat kajian Islam yang berstandar nasional hingga internasional.
Daram menargetkan kawasan ini mampu melahirkan generasi yang memiliki akidah kuat, berakhlak mulia, serta mampu bersaing di tingkat global,” papar Buya Elfa.
Sementara itu ditambahkan oleh Ketua Daram, Buya Chairat, bahwa pengembangan kawasan ini akan dilakukan secara terpadu.
Artinya selain pembangunan Islamic Center , Daram juga merencanakan pembangunan kawasan hunian serta area bisnis bernuansa Islami.
“Konsep ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mendukung aktivitas keagamaan, pendidikan, sekaligus pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Buya Chairat.
Buya Chairat optimistis pembangunan Islamic Center ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat peran dakwah dan kontribusi umat Islam Indonesia di tingkat global.

