May 15, 2026

American Standard Luncurkan WizFlo Hand Shower, Solusi Tekanan Air Rendah untuk Mandi Lebih Nyaman

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA – Permasalahan tekanan air rendah masih menjadi tantangan di banyak kawasan hunian urban di Indonesia. Kondisi “air loyo” tidak hanya mengganggu kenyamanan mandi, tetapi juga memengaruhi kualitas relaksasi dan wellness masyarakat dalam menjalani rutinitas harian.

Melihat kondisi tersebut, American Standard menghadirkan WizFlo Hand Shower sebagai solusi shower tekanan air rendah yang dirancang untuk memberikan pengalaman mandi lebih nyaman, hemat air, dan tetap optimal tanpa tambahan pompa pendorong.

Kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap air berkualitas dinilai sangat tinggi.

Berdasarkan data Seasia Stats, Indonesia berada di posisi kelima negara dengan frekuensi mandi tertinggi di dunia, dengan rata-rata 10 kali per minggu.

Iklim tropis membuat mandi menjadi kebutuhan penting masyarakat untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, hingga kesehatan mental atau wellness.

Namun, banyak masyarakat masih menghadapi kendala tekanan air rendah di kawasan residensial padat.

Aliran air yang lemah membuat proses pembilasan menjadi lebih lama dan kurang maksimal sehingga menimbulkan rasa frustrasi dalam aktivitas sehari-hari.

Berdasarkan standar sistem plambing nasional SNI 8153:2015, tekanan minimum agar shower dapat berfungsi berada di angka 0,5 bar. Sementara itu, standar kenyamanan mandi modern membutuhkan tekanan air stabil sekitar 1,5 bar.

“American Standard percaya bahwa inovasi harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat. Tekanan air rendah masih menjadi tantangan yang membuat banyak orang belum dapat menikmati manfaat mandi secara optimal, baik dari sisi kebersihan maupun kenyamanan,” ujar Antoine Besseyre des Horts, Leader LIXIL Global Design Asia.

WizFlo Hand Shower Gunakan Teknologi PressurePlus™
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, American Standard menghadirkan WizFlo Hand Shower dengan teknologi PressurePlus™ dan desain semprotan mikro-perforasi yang mampu mengoptimalkan kekuatan arus air meski tekanan air rendah.

Teknologi tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan pengalaman mandi yang lebih nyaman tanpa harus memasang pompa tambahan.

Selain menghadirkan sensasi mandi yang lebih maksimal, performa pancuran air yang stabil juga membantu efisiensi penggunaan air.

Proses pembilasan yang lebih cepat dan tuntas memungkinkan konsumsi air ditekan hingga 30 persen tanpa mengurangi kualitas mandi.

“Mandi adalah bagian dari identitas budaya masyarakat Indonesia yang sangat menghargai kebersihan dan kesegaran. Namun, ritual ini jadi kurang maksimal karena terhambat oleh tekanan air yang lemah. Kami menghadirkan WizFlo Hand Shower sebagai jawaban atas tantangan urban tersebut. Tujuannya agar setiap keluarga Indonesia tetap bisa menikmati momen rutinitas sederhana seperti mandi dengan nyaman, sekaligus tetap mindful dalam penggunaan sumber daya air meskipun frekuensi mandi kita sangat tinggi,” ujar Arfindi Batubara, Marketing Director LIXIL Water Technology Indonesia.

Dilengkapi Fitur EasyClean dan Hemat Air
American Standard juga melengkapi WizFlo Hand Shower dengan fitur EasyClean yang memudahkan pengguna membersihkan kerak kapur dan sumbatan sedimen pada kepala shower.

Fitur tersebut membantu menjaga aliran air tetap higienis dan optimal sekaligus memperpanjang usia penggunaan perangkat kamar mandi.

Menurut Arfindi, solusi modern untuk hunian saat ini tidak hanya mengutamakan desain estetis, tetapi juga harus mendukung kualitas hidup yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Dengan menggabungkan perangkat multifungsi yang elegan dengan performa andal serta perawatan yang mudah, kualitas ruang personal seperti kamar mandi menjadi maksimal. Pengguna dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk menikmati momen istirahat mereka dalam lingkungan yang inspiratif,” ungkapnya.

Melalui inovasi ini, American Standard mempertegas komitmennya dalam menghadirkan solusi kamar mandi modern yang mendukung kesehatan, kenyamanan, dan efisiensi penggunaan air di tengah dinamika kehidupan urban.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post