June 12, 2026

Mella Noviani Luncurkan Buku My Healing Journey, Angkat Isu Kesehatan Mental dan Ketahanan Perempuan Indonesia

JAKARTA – Konselor, sociopreneur, dan penulis Mella Noviani resmi meluncurkan buku perdananya berjudul My Healing Journey dalam sebuah acara yang dihadiri tokoh perempuan, akademisi, komunitas, organisasi, media, hingga tamu undangan dari berbagai kalangan.

Peluncuran buku ini menjadi momentum penting dalam mendorong kesadaran mengenai kesehatan mental, ketahanan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta pentingnya ruang pemulihan bagi individu yang pernah mengalami trauma dan luka psikologis.

Sejumlah pendamping pejabat negara turut hadir sebagai tamu kehormatan, di antaranya Fatma Gus Ipul selaku Pendamping Menteri Sosial Republik Indonesia, Evi Agus selaku Pendamping Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Wahyu Fibriyanti selaku Pendamping Menteri Sekretaris Negara Republik Indonesia, Erni Trenggono selaku Pendamping Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Ratna selaku Pendamping Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Lin Afriansyah selaku Pendamping Wakil Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Anna Way Anis Matta selaku Pendamping Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, serta Aini Wibowo selaku Pendamping Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Perak.

Selain itu, acara juga dihadiri perwakilan komunitas perempuan, organisasi sosial, pemerhati kesehatan mental, akademisi, mahasiswa, media nasional, serta perwakilan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, khususnya bidang kesehatan jiwa.

Angkat Perjalanan Penyembuhan Diri
Buku My Healing Journey lahir dari pengalaman pribadi Mella Noviani dalam menghadapi berbagai tantangan hidup, kehilangan, luka emosional masa lalu, trauma masa kecil, hingga proses panjang menemukan kembali kekuatan diri.

Melalui buku tersebut, Mella membagikan kisah tentang perjuangan, penerimaan diri, dan perjalanan penyembuhan yang membawanya menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Peluncuran buku My Healing Journey karya Mella Noviani dihadiri sejumlah tokoh (foto: ist)

Menurut Mella, buku ini ditulis sebagai ruang refleksi sekaligus sumber semangat bagi siapa pun yang sedang berjuang menghadapi luka dan tantangan kehidupan.

Ia berharap setiap kisah yang tertuang dalam buku tersebut dapat menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk bangkit dan menemukan harapan baru.

Akademisi Soroti Pentingnya Kesehatan Mental dalam Keluarga
Dalam kesempatan tersebut, para akademisi, praktisi kesehatan mental, dan perwakilan komunitas menyampaikan apresiasi atas hadirnya My Healing Journey sebagai media edukasi dan refleksi yang relevan dengan berbagai persoalan sosial saat ini.

Mereka menilai konflik rumah tangga, permasalahan perkawinan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perceraian kerap berakar pada luka psikologis yang tidak terselesaikan, rendahnya kemampuan mengelola emosi, kurangnya komunikasi sehat, serta minimnya ruang aman untuk mencari bantuan.

Karena itu, buku ini dinilai memiliki nilai edukatif yang penting dalam memperkuat ketahanan mental individu maupun keluarga.

Talkshow Women of Inspiration Hadirkan Perempuan Inspiratif
Rangkaian peluncuran buku juga menghadirkan sesi talkshow bertajuk Women of Inspiration yang menghadirkan tiga perempuan inspiratif, yakni Sally Giovanny selaku Founder dan CEO Batik Trusmi, Ayu Dyah Andari selaku Founder dan CEO Ayu Dyah Andari, serta Athala Hartiana Putri, Puteri Indonesia Intelegensia II Tahun 2026.
Dalam diskusi tersebut, para narasumber berbagi pengalaman tentang kehilangan, ketahanan diri, kesehatan mental, perjuangan perempuan, hingga pentingnya dukungan sosial dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Sesi ini menjadi ruang refleksi bahwa setiap perempuan memiliki perjalanan hidup yang berbeda, namun tetap memiliki kesempatan untuk pulih, bertumbuh, dan menemukan kembali kekuatannya.

Dorong Perempuan Berani Berdamai dengan Masa Lalu
Melalui peluncuran My Healing Journey, Mella berharap lebih banyak perempuan berani menerima perjalanan hidupnya, berdamai dengan masa lalu, dan terus melangkah maju dengan keyakinan.

Ia juga berharap buku tersebut menjadi ruang aman bagi perempuan Indonesia untuk berani bercerita, mengungkapkan perasaan, serta membagikan pengalaman hidup yang selama ini dipendam.

Menurut Mella, setiap perempuan berhak didengar, dipahami, dan tidak dihakimi, serta memiliki kesempatan untuk pulih dari luka yang pernah dialami.

Melalui refleksi yang dituangkan dalam bukunya, ia ingin menyampaikan pesan bahwa tidak ada perempuan yang terlalu terluka untuk bangkit, karena setiap perempuan memiliki kekuatan untuk bertumbuh, pulih, dan menemukan kembali cahaya dalam hidupnya.

Penandatanganan Simbolis Tandai Peluncuran Buku
Acara ditutup dengan prosesi peluncuran dan penandatanganan simbolis buku My Healing Journey oleh Mella Noviani bersama perwakilan penerbit PT RajaGrafindo Persada, yakni Nova Rasdiana selaku Direktur Utama dan Hetty Narulita selaku Direktur Keuangan.
Prosesi tersebut disaksikan oleh para pendamping menteri, tokoh perempuan, akademisi, komunitas, organisasi, media, serta tamu undangan yang hadir.

Momen tersebut menjadi simbol lahirnya sebuah karya yang tidak hanya mengisahkan perjalanan penyembuhan diri, tetapi juga membawa harapan bagi perempuan Indonesia untuk berani menyuarakan pengalaman hidupnya.

Dalam semangat kolaborasi dan pemberdayaan perempuan, peluncuran buku ini menegaskan pesan bahwa perempuan memiliki kekuatan untuk pulih, bertumbuh, dan menginspirasi sesama.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post