Penggunaan Alat Medis Berbasis Digital, Menunjang Kesehatan Nasional Di Era JKN

GoHappyLive.com, JAKARTA- Era digitalisasi sudah merambah ke semua lini kehidupan, termasuk pemanfaatannya untuk menunjang kerja para tenaga kerja kesehatan. Bahkan hasil studi independen GE Healthcare dan RS Premier Bintaro mengungkapkan penerapan teknologi digital yang dilakukan di Departemen Radiologi RS Premier Bintaro, rumah sakit dapat melakukan penghematan biaya sebesar 31% per pemeriksaan pasien dan ketepatan diagnostik sebesar 10 %. .
Untuk mengatasi meningkatnya jumlah pasien serta kompleksitas penyakit, RS ini telah menerapkan solusi CentricityTM dari GE Healthcare sejak tahun 2016.
“Sejak pertama kali diterapkan, kami melihat CentricityTM sebagai alat medis yang hemat biaya untuk menyimpan data diagnosis dan memiliki interface yang terhubung dengan sistem rekam medis elektronik rumah sakit. Hal ini sangat memudahkan para tenaga kesehatan dalam pengambilan gambar dan meningkatkan komunikasi antara dokter dan ahli radiologi melalui platform terintegrasi,” ungkap Wildan Djohany, VP Business Development and IT Ramsay Sime Darby Health Care Indonesia.
GE CentricityTM Universal Viewer 100 Edition juga menjadi solusi pengarsipan data pasien dan platform komunikasi berbasis web yang terintegrasi dan dilengkapi alat produktivitas cerdas, visualisasi canggih, dan mudah diakses dimanapun. Sebagai single repository untuk gambar 2D dan 3D, alat ini sangat cocok diterapkan di departemen radiologi berskala kecil hingga menengah serta memiliki interoperabilitas yang tinggi dengan sistem rumah sakit lainnya, termasuk catatan medis elektronik.
“Yang melatar belakangi rumah sakit melakukan digitalisasi salah satunya terkait komplain dari para dokter. Mereka kerap mengeluhkan lambatnya proses pencarian status pasien oleh bagian medical record. Sering terjadi, pasien sudah didepan dokter, tapi status pasien belum diketemukan. Selain itu masalah sulitnya para apoteker membaca resep yang ditulis oleh dokter. Jadi ketika masih memakai sistem resep manual, bagian apotik sulit membaca tulisan dokter,” papar Wildan.
Sekretaris Jenderal Persatuan Dokter Spesialis Radiology Pusat (PDSRI), Dr. Vonny N. Tubagus, Sp Rad (K) mengatakan dengan bertambahnya penyakit kronis dan populasi lansia di era yang modern ini, radiologi memiliki peran yang penting dalam memastikan pasien mendapatkan perawatan medis yang tepat.
Oleh karenanya, menjadi sangat penting bagi ahli radiologi dan dokter untuk mendapatkan gambar dan laporan radiologi yang akurat dan komprehensif, sebagai upaya untuk memastikan penanganan pasien yang lebih akurat dan cepat.
“Untuk menunjang kesehatan nasional di era JKN ini pemakaian alat medis ini akan semakin memperkecil penggunaan film rontgen, mempersingkat waktu tunggu pasien hingga 38% berkat efisiensi alur kerja, dan meningkatkan ketepatan diagnostik sebesar 10% dari kualitas gambar dan pengukuran radiologis yang lebih baik,” jelas dr. Vonny.
RS Premier Bintaro merupakan salah satu rumah sakit terkemuka di Asia Tenggara yang telah menerapkan teknologi ini dalam kegiatan operasional setiap harinya.
Putty Kartika, Country Director, GE Healthcare Indonesia berharap ke depannya akan lebih banyak sistem perawatan kesehatan yang memanfaatkan teknologi digital yang dapat meningkatkan kesehatan di Indonesia.
“Kami bangga dapat menyampaikan keberhasilan Rumah Sakit Premier Bintaro dalam menerapkan teknologi baru ini, dan akan terus mendukung pihak rumah sakit untuk menjadi salah satu penggagas pertama transformasi rumah sakit digital di asean. ASEAN. GE Healthcare berkomitmen untuk menyediakan teknologi dan solusi kesehatan ke rumah sakit di Indonesia dalam upaya meningkatkan kualitas, aksesibilitas, dan keterjangkauan layanan kesehatan di Indonesia,” paparnya.
Studi ini dilakukan oleh Frost & Sullivan melalui studi komparatif dengan membandingkan tingkat kunjungan balik, biaya, dan jumlah pemeriksaan pada bulan November 2015 hingga Januari 2016 (sebelum GE CentricityTM Viewer 100 Edition) dan November 2016 hingga Januari 2017 (setelah periode GE CentricityTM Viewer 100 Edition).
Studi tersebut telah merupakan hasil penghitungan dari 10.000 prosedur radiologi selama periode 3 bulan. Hasil studi ini juga merupakan hasil dari 12 sesi diskusi dengan ahli radiografi, ahli radiologi, administrator, ahli bedah, dan dokter dari rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *