Dewa Budjana Gelar Sammucayya Roadshow to ”Mahandini”

GoHappyLive.com, JAKARTA- Menandai diluncurkannya album ke-10, berjudul Mahandini, gitaris Dewa Budjana menggelar konser di 5 kota bertajuk ‘Sammuccaya Roadshow to Mahandini’.
Konser ini akan berlangsung di Purwokerto (12 September), Cirebon (13 September), Yogyakarta (18 September), Semarang (20 September) dan berakhir di Solo (25 September) mendatang atas dukungan  LEMMON.ID selaku promotor sekaligus produser eksekutif album ‘Mahandini’ dan bekerjasama dengan Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia
Soal album terbarunya ini, Budjana menjelaskan, ‘Mahandini’ terdiri dari dua suku kata yakni Maha yang berarti besar atau agung dan Nandini yang berarti kendaraan.
“Jadi album ini bermakna kendaraan yang agung. Seperti musisi-musisi yang terlibat di album ini, saya belajar lagi cara mereka bekerja,” ungkap Budjana, Rabu, 5/9 di Jakarta.
Budjana mengatakan proses pengerjaan album Mahandini sejatinya sudah dilakukan sejak awal tahun, namun karena satu dan lain hal proses mixing baru selesai pada bulan Juni lalu.
“Sebenarnya proses rekaman sendiri hanya sekali, karena live recording,” paparnya.
Menariknya di album Budjana kali ini, mantan gitaris grup Red Hot Chili Peppers (RHCP), John Frusciante alias Trickfinger turut membidani.
Budjana mengatakan dari 7 lagu baru di album Mahandini, 2 diantaranya merupakan karya John.
“Kerjasama ini merupakan rejeki buat saya. Padahal sejak dia keluar dari RHCP ditemui saja susah. Saya kenal John sejak tahun 2015, tapi tiap tahun kita ketemu. Waktu saya cerita ada proyek album ini, dia bilang bersedia  membantu,” ujar Budjana, lagi.
Budjana menambahkan, usai menggelar tur di 5 kota, sebagai penutup  konser akan dilakukan di Jakarta.
“Album Mahandini akan diluncurkan pada saat konser tutup tahun di Jakarta,” katanya memberi bocoran.
Seperti diketahui, petualangan musik gitaris grup band GIGI ini dalam melahirkan album solonya selalu menyimpan banyak energi berlipat. Selalu saja ada kejutan yang membuat racikan musik di tiap album menjadi berbeda.
Tak heran, masing-masing album memiliki kekuatan, daya pikat, dan keunikan yang hanya ditemukan dalam permainan gitar Budjana.
Seperti terekam dalam jejak karir musik Budjana melalui album yang telah dirilis sebelumnya ‘Album Nusa Damai’, ‘Gitarku’, ‘Samsara’, ‘Home’, ‘Dawai In Paradise’, ‘Joged Kahyangan’, ‘Surya Namaskar’, ‘Hasta Karma’ dan album ‘Zentuary’ yang masing-masing memiliki kekuatan berbeda.
Perbedaan itu makin jelas, saat dirinya merekam ‘Mahandini’ yang melibatkan nama-nama yang bukan berasal dari wilayah jazz. Mereka adalah musisi Shadu Rasjidi (bass), Demas Narawangsa (drum), Saatsyah (flute), Irsa Deswiti (piano) dan Martin Siahaan (keyboard).
Taufiq Arief Denin, Project Manager LEMMON.ID menambahkan, formasi ini akan menerjemahkan komposisi yang tertuang dalam album ‘Mahandini’ dalam format live di lima kota terpilih dalam ‘Samuccaya Roadshow to Mahandini’.
“Menikmati materi ‘Mahandini’ Dewa Budjana akan menjadi sebuah keistimewaan,” ucap Taufiq.
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *