WanitaIndonesianews.com, JAKARTA—Mutasi dan promosi  terhadap 105  perwira tinggi ikut menyelipkan  nama Brigjen TNI Arkamelvi Karmani, SE, yang semula menjabat sebagai Kepala Staf Komando Garnisun Tetap (Kaskogartan)  I Jakarta.

 

Sesuai keputusan Panglima Tinggi TNI, nomor keputusan/1286/XI/2023 tanggal 9 November 2023, pria kelahiran Jakarta asli Minangkabau  dari daerah Koto Gadang Koto Anau, Solok, Sumatera Barat itu,  mendapat promosi jabatan menjadi Pa. Sahli Tingkat III KSAD bidang Kawasan Khusus dan Lingkungan Hidup (Wassus & LK).  Pada kesempatan tersebut, lulusan Akmil tahun 1989 itu sekaligus   memperoleh  kenaikan  golongan dari Brigjen bintang satu  menjadi Perwira Tinggi ( Pati)  berpangkat  Mayor Jenderal  (Mayjen) bintang dua.

Meski begitu, pada upacara Ziarah Nasional dalam rangka  Hari Pahlawan, tanggal 10 November 2023, dirinya masih bertindak sebagai Perwira Upacara , mendampingi Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin. Karena terkait promosi dan mutasi terhadap 105 Pati baru diumumkan pada sore harinya.

Ditemui usai pelaksanaan upacara Ziarah Nasional di TMP Kalibata, Jakarta, Mayjen Arkamelvi mengatakan kemerdekaan yang  kini dinikmati oleh anak bangsa merupakan  jerih payah para pahlawan yang telah berjuang hingga akhir hayatnya.

“Sebagai bangsa yang besar, kita wajib  menghormati dan menghargai jasa para pahlawan. Mereka telah berjuang membela  negara sampai titik darah penghabisan. Pengabdiannya luar biasa, itu harus ditiru dan dicontoh oleh generasi muda,” papar Mayjen Arkamelvi.

Dikatakan Direktur Latihan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AD (Dirlat Kodiklat TNI AD) periode tahun  2020 – 2023 itu, peperangan  mengangkat senjata sudah berakhir sejak lama, namun orang-orang di era sekarang tetap dapat menjadi pahlawan bagi tanah airnya.

“Sekarang para generasi muda harus menjadi pahlawan ekonomi. Ekonomi Indonesia ini harus bangkit menyongsong Indonesia 2045. Memberikan kontribusi terbaik untuk negara , itu adalah pahlawan. Intinya setiap dari kita dapat berkontribusi  melalui  bidang yang digeluti,” ujarnya, lagi.

Selama menjabat  Kaskogartap 1 Jakarta sejak  29 Maret 2023,  Mayjen Arkamelvi bertanggung jawab menjalankan tugas-tugas protokoler kenegaraan maupun skala nasional.

Maka dirinya kerap bertindak menjadi Perwira Upacara, diantaranya upacara  peringatan penaikan dan penurunan bendera merah putih 17 Agustus 2023 di istana, renungan suci di TMP Kalibata dini hari pada 17 Agustus 2023. Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023  di Monas,  renungan suci di TMP Kalibata dini hari 17 Agustus 2023,  Hari Kesaktian Pancasila 1 Okt 2023 di Lubang buaya dan  HUT TNI 5 Okt 2O23 di Monas.

Dalam hal penegakan hukum dan disiplin di kalangan anggota TNI, dikatakan Mayjen Arkamelvi tentu saja penuh dengan dinamika.

“Tantangannya adalah  saat ada oknum TNI yang melanggaran  aturan, padahal  sebenarnya TNI  tersebut sudah paham,” urainya.

Tahun ini genap 32 tahun Mayjen Arkamelvi mengabdi sebagai prajurit TNI dan negara telah menganugerahi penghargaan 9 Satya Lencana atas dedikasinya.

 

Sepedahan,  Jogging dan Aktivitas Sosial

Pria kelahiran , 10 Februari 1967 mengaku sesibuk apapun dirinya, masih menyempatkan diri  berolahraga. Pilihannya jatuh pada olahraga bersepeda dan jogging.

“Untuk gowes saya selalu bersama sesama alumni SMAN 3 Jakarta,  kami tergabung dalam Teladan Cycling Community. Selain itu saya rutin tiap pagi menyempatkan diri jogging , minimal 30 menit. Buat saya olahraga itu perlu untuk membuat tubuh sehat. Nah kalau bersepeda biasanya saya lakukan saat hari libur,” papar Mayjen Arkamelvi.

Di luar aktivitas olahraga Mayjen Arkamelvi juga senang melakukan aktivitas sosial. Saat ini dirinya merupakan pembina Yayasan Dimensi Untuk Indonesia (YDUI). Dimana YDUI adalah sebuah yayasan non profit yang berperan aktif pada pemberdayaan UMKM.

Tak hanya itu YDUI juga cepat tanggap menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam, baik dalam  ataupun luar negeri. Bantuan tersebut berasal dari dana CSR  para pelaku internet marketing yang beranggotakan hampir  8000  di grup Telegram.

“Jadi setiap kali para anggota  yang mendapatkan income besar dari berjualan melalui internet dengan suka rela mereka menyisihkan sebagian rejeki yang didapat untuk program sosial yang diusung YDUI. Terus terang saya salut dengan   founder Dimensi, Menhefari.  Dia dan kawan-kawannya pantas disebut sebagai pahlawan ekonomi,” ujar Mayjen Arkamelvi yang sebentar lagi   berkantor di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad)  untuk menjadi tugas barunya.

 

Karena Ajakan Teman

Berbagai jabatan yang diemban, membuat Mayjen Arkamelvi memiliki segudang pengalaman.  Mulai dari penanganan  peristiwa gempa bumi besar di Sumatra tahun 2009, bertugas di Timtim dan Papua , hingga pengalaman mengajar di sekolah ketika TNI melakukan kegiatan teritorial.

“Penugasan misi Perdamaian PBB di Kamboja, yang  saat kami kembali,semua warga Kamboja berat melepas Satgas TNI PBB kembali ke Tanah air,”  kenang anak pegawai negeri Badan Koordinasi Intelijen Negara atau disingkat Bakin (kini berubah menjadi Badan Intelijen Negara /BIN.

Mayjen Arkamelvi punya cerita  menarik saat dirinya pertama kali mengikuti tes masuk TNI.

Berawal dari ikut  teman sesama lulusan SMAN 3 Jakarta, ternyata Mayjen Arkamelvi berhasil lolos dari awal hingga akhir. Dia dinyatakan lulus masuk taruna, sedangkan sang teman justru gagal.

“Saya lulus, yang ngajak malah  gagal. Kesal sekali kawan itu. Kemudian dia bicara, ‘Tahu begitu, gue nggak  ajak elo daftar taruna’, begitu kira-kira yang diomongkannya waktu itu kepada saya,” kenang Brigjen Arkamelvi.

Namun karena masih penasaran, sang teman mencoba lagi di tahun depan dan berkat kegigihan dia pun berhasil mengikuti jejak sebagai tentara.

 

Berikut jabatan strategis yang pernah diemban Mayjen Arkamelvi Karmani:

 

  1. Menjabat Koordinator Auditor di Inspektorat   TNI, tahun 2017
  2. Menjabat Pamen Denma Mabesad (Staf khusus Kasad), tahun 2016-2017
  3. Komandan Resor Militer (Danrem) 142/ Tatag Dam VII/ WRB, tahun 2016
  4. Kepala Staf Korem (Kasrem) Yogyakarta, tahun 2015
  5. Asisten Operasi (Asops) Kasdam VII/WRB, tahun 2014.
  6. Pamen Denma Seskoad, tahun  2013
  7. Patun Seskoad, tahun 2012
  8. Dosen Madya Seskoad , tahun 2011