WanitaIndonesianews.com, JAKARTA–Dunia kedokteran di bidang Geriatrik dan molekular sedang berduka karena salah satu ilmuwan terkenal, Prof.dr. Vladimir Khavinson sekaligus dokter anti aging Presiden Putin tutup usia di Rusia. Kabar duka ini disampaikan oleh Queen of Anti aging Indonesia, Prof.dr. Deby Vinski , baru-baru ini.

 

Dimata Deby, Prof.dr. Khavinson adalah teman sekaligus dosen yang membimbingnya saat mengambil gelar doktor beberapa waktu lalu.

“Saya sangat kehilangan sosok inspiratif.  Sewaktu saya  meraih gelar Doktor PhD  mendapat  pujian dan sangat memuaskan di Saint Pittersburd Institute of Geriatric dan Bioregulator Rusia,. Beliau merupakan direktur di tempat  ini,” ungkap Prof. Deby.

Prof Khavinson merupakan ilmuwan yang telah menuliskan lebih dari 1050 karya penelitian di berbagai jurnal.

Ia juga diketahui sering melakukan penelitian bersama Prof Khavinson mengenai Peptide Bioregulator dalam Journal of Neurology & Neuroscience.

Kedekatan ilmuwan Indonesia dan sang Guru juga tampak saat Peresmian Vinski Tower oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2016 dihadiri oleh Khavinson yang jauh- jauh terbang dari Rusia ke Jakarta bersama sang istri spesialis mata terkenal dunia Prof dr Svetlana Trovimova yang juga  Sekretaris Jendral dari organisasi besar anti aging dunia WOCPM beranggotakan 74 negara juga team Konsultan Celltech Stem Cell Vinski Tower.

Rasa sedih ini membekas dihati Deby, bersahabat hampir 20 tahun dengan Prof Khavinson, banyak kenangan tersimpan dan Deby menyatakan dunia kehilangan seorang Ilmuwan yang  hebat.

“Semoga sumbangan-nya bagi dunia kedokteran Geriatrik dan molekular akan selalu bermanfaat dan dikembangkan bagi kemanusiaan di masa yang akan datang,”tutupnya.