March 2, 2026

BAZNAS Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan untuk Anak Jalanan di Ciputat

Wanitaindonesianews.com, JAKARTA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar program “Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan” sebagai inisiatif dakwah dan kemanusiaan bagi anak-anak jalanan di TBM Kolong Ciputat, Tangerang Selatan.

Kegiatan yang berlangsung penuh kegembiraan ini digelar bersama mahasiswa Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan dihadiri 200 anak pada Jumat, 27 Februari 2026.

Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa penerima beasiswa BAZNAS selama Ramadan, yang dilaksanakan serentak di 233 titik di 30 provinsi di Indonesia serta 10 negara.

Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan tidak hanya menyasar anak jalanan, tetapi juga anak disabilitas, yatim, korban bencana, hingga anak-anak pengungsi Palestina di Mesir, Yordania, dan Suriah.

Dalam kegiatan di Ciputat, suasana haru tercipta saat anak-anak jalanan menuliskan pesan empati untuk anak-anak Palestina. Pesan-pesan itu ditempelkan di papan khusus sebagai simbol persaudaraan lintas negara.

Mahasiswa BCB Jadi Motor Aksi Sosial
Kepala Divisi Pendidikan dan Dakwah BAZNAS RI, Farid Septian, menegaskan peran mahasiswa dalam program ini.

“Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan dirancang untuk mengajak, menginspirasi, dan memberikan pengajaran keislaman yang kondusif bagi anak-anak jalanan dan kelompok marginal lainnya. Kami ingin memastikan keberkahan Ramadan hadir menjadi ‘cahaya’ bagi mereka yang selama ini belum tersentuh pengajaran agama yang memadai. Ini membuktikan bahwa zakat itu inklusif,” ujar Farid.

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa BCB menjadi penggerak utama kegiatan sosial yang menyentuh masyarakat langsung.

Komitmen BAZNAS Hidupkan Pendidikan Akar Rumput
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menekankan bahwa program ini bagian dari komitmen memperkuat pendidikan masyarakat.

“Program ini adalah upaya kita menjangkau dan merangkul anak-anak yang tidak mampu menikmati berbagai fasilitas yang ada. Melalui Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan, kita tidak hanya memberikan pendampingan, tetapi juga menghidupkan semangat literasi dan spiritualitas,” tutur Saidah dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan menjadi bukti nyata komitmen BAZNAS menghadirkan keberkahan Ramadan bagi kelompok rentan.

Melalui edukasi, literasi, dan pendampingan spiritual, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas manfaat zakat sekaligus membangun kepedulian sosial sejak dini.


Dukungan Kampus dan Masyarakat
Wakil Rektor III UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial tersebut.

“Mahasiswa harus menjadi contoh; mereka pintar, gigih, dan kini kembali untuk merangkul adik-adik yang kurang beruntung. Kami mendukung penuh kegiatan ini agar komunitas di sekitar kampus tetap mendapatkan lingkungan belajar yang sehat dan dorongan untuk sukses di masa depan,” jelasnya.

Dampak positif program ini juga dirasakan masyarakat. Ambarwati, seorang ibu yang mendampingi anaknya, mengungkapkan rasa syukur.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS atas kegiatannya yang sangat bermanfaat bagi anak-anak kami di bulan puasa ini. Semoga BAZNAS makin maju, terus amanah, dan menjadi berkah untuk semua orang,” ucap Ambarwati.

Redaksi's avatar

By Redaksi

Related Post