Ini Cerita Darius Sinathrya Dan Dona Agnesia Membuat Vlog di Himalaya  

 GoHappyLive.com, JAKARTA- Selama kurun waktu kurang dari 5 tahun ini, aktivitas di social media , salah satunya ngevlog, di segala lapiran  masyarakat tengah mewabah. Bahkan di kalangan artis aktivitas ini justru menjadi bagian dari pekerjaan yang menambah pundi-pundi mereka.
 
Seperti yang baru saja terjadi ada pada pasangan  aktor dan presenter Darius Sinathrya serta Dona Agnesia yang baru saja  membuat serial vlog perjalanan mereka ke Himalaya.
Perjalanan tersebut tentu saja mendapat sokongan penuh dari Oli Top1 dan JPX Helmet. Kamis, 12/9 bersama jajaran dari kedua perusahaan tersebut, Darius dan Dona secara resmi meluncurkan serial vlog bertajuk ‘Himalaya Ridge’ di XXI Lounde Senayan, Jakarta.
Pemutaran perdana serial Himalayan Ridge sekaligus menandai bisa dinikmatinya  Vlog tersebut oleh publik melalui kanal Youtube Darius Sinathrya. Di samping itu kegiatan nonton bareng Himalayan Ridge ini juga bertujuan untuk mesosialisasi program #KebaikanTanpaBatas yang tengah dilakukan oleh Darius dan Donna bersama Oli TOP 1.
Darius bercerita vlog yang diputar berisi tentang kisah perjalanan penuh resiko yang dilakukannya bersama sang istri ke pegunungan Himalaya di India Utara.
Hadir juga  dalam kesempatan tersebut Direktur Sales & Marketing Top 1 Andry Lee serta jurnalis senior dan petualang bermotor Wisnu ‘Gareng’ Guntoro yang menjadi kepala Tim Himalayan Ridge.

“Vlog ini menceritakan pengalaman kami saat menikmati tantangan perjalanan ke jalan tertinggi di dunia di pegunungan Himalaya. Kami ingin berbagi pengalaman. Semoga segala yang kami sampaikan pada Vlog ini dapat menambah informasi tentang rute dan kondisi jalan di Himalaya, serta mampu menghibur para pecinta perjalanan dan petualangan,” kata Darius.
“Terimakasih kepada Oli TOP 1 yang telah menjadi partner di petualangan ini. Selama perjalanan tim Himalayan Ridge tidak mengalami sedikit pun masalah teknis. Performa mesin sempurna terbantu dengan oli Top 1 meski kami harus menghadapi medan-medan jalan yang berat di atas ketinggian 4 000 Meter, bahkan pada suhu ekstrim di bawah nol derajat selsius,” tambah presenter yang gemar bermain motor trail ini.
Selain keseruan perjalanan memacu adrenalin, perjalanan pasangan selebriti ini pun memiliki misi sosial dimana melalui perjalanan ini Darius bersama Top 1 membuka donasi di platform kitabisa.com yang saat ini sudah terkumpul Rp 100.000.000 untuk pembangunan gedung sekolah PAUD di NTT dan akan berakhir 15 hari lagi.
“Kebaikan tanpa batas sampai Himalaya merupakan salah satu aksi Top 1 untuk membantu Anak Indonesia memiliki gedung sekolah yang layak. Dengan tantangan kondisi perjalanan Himalaya yang esktrim Top 1 menggabungkan 2 hal penting dalam perjalanan ini yaitu uji performa  oli Top 1 Evolution dan aksi kebaikan tanpa batas dalam membantu pembangunan sekolah PAUD Mentari di NTT”, ungkap Andry Lee selaku Direktur Sales & Marketing.
Sementara itu Dona mengaku sangat menikmati perjalanan seru bersama Darius. Ini merupakan pengalaman pertamanya melakukan perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan bermotor.
“Selama 8 hari berada diatas motor kurang lebih 7 jam sehari,  itu sesuatu banget buat saya. Kami sempat mengalami yang namanya  tekanan altitude sickness atau acute mountain sickness (AMS) saat melintasi Himalaya di ketinggian 4.200 Meter hingga 4.700 Meter. Rasa itu memberikan tekanan kuat pada saraf-saraf di leher dan kepala, sehingga menimbulkan rasa sakit. Bersyukur gejala itu baru saya alami saat sedang beristirat di tenda. Itu yang namanya mau menggerakkan kepala ke kiri ke kanan, rasanya berat banget,” kisah Dona.
Dona menambahkan pada hari itu, mereka baru saja memacu kendaraan pada ketinggian 3000 meter di Distrik Keylong.
“Itu sama saja menuju kawasan gersang tanpa kehidupan di Sarchu pada ketinggian lebih dari 4.000 meter.  Jarak yang pendek dengan ketinggian yang ekstrim ini membuat gejala altitude sickness tidak bisa dihindari. Apalagi kami perlu bermalam di ketinggian 4.200 meter,” papar Dona sambil memuji kesigapan Darius saat dirinya didera rasa sakit kala itu.
Meski medan yang dilalui cukup berat namun  Tim Himalayan Ridge tetap mampu melanjutkan perjalanan hingga mencapai jalan raya tertinggi di dunia, 5.359 meter dari dasar permukaan laut, di Khardung La Gompa, Leh Ladakh, Jammu dan Kashmir, India.
“Sekarang saya bisa merasakan betapa sulitnya memproduksi video dan foto di Himalaya. Bersyukur kami memiliki orang-orang yang profesional yang juga mahir bermain motor. Tanpa mereka mustahil kami bisa menghadirkan Vlog Himalayan Ridge dalam lima seri ini,” tutup Darius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *