Citra Kirana Mulai Biasakan Diri Dengan Ritme Syuting Film

GoHappyLive.com, JAKARTA- Tahun ini dijadikan bintang sinetron Citra Kirana untuk menjajal kemampuan berakting di layar lebar. Setelah sejak memulai karier berada di zona nyaman sebagai artis sinetron, mulai awal tahun 2018 sudah 2 film yang dikerjakan kekasih Ali Syakieb ini.
 
Berkiprah sebagai artis sinetron yang kerap mendapat proyek sinetron stripping merupakan sebuah anugerah.
Terlebih kalau sudah memiliki nama besar, maka bayaran per episodenya bisa bernilai belasan hingga puluhan juta siap menambah pundi-pundi keuangan.
Kenyataan ini sempat menjadi alasan bagi Ciki, begitu dia akrab disapa, tetap bertahan di layar kaca. Bagi Ciki pekerjaan sebagai actor dimana pun medianya, apakah layar lebar atau layar kaca sama saja tujuannya yaitu menghibur penonton.
“Dulu berpikirnya sesimple itu sih. Kalau actor ya kerjanya berakting kan. Tapi lama-lama tergoda juga sih untuk jajal film. Begitu di sinetron belum ada yang menarik dan pihak PH belum kasih judul baru, kenapa nggak aku jajal kemampuan di film. Akhirnya sejak tahun ini aku coba di film,” ungkap Ciki, Rabu, 3/10 disela-sela press screening film Asih yang dibintanginya bersama Darius Sinatrya.
Terhitung sudah 2 film yang menampilkan wajah cantiknya di layar lebar. Pertama film garapan produser sekaligus actor kawakan Gusti Randa berjudul Nagabonar Reborn.
Lalu yang teranyar adalah film bergenre horror Asih garapan sutradara kondang Awi Suryadi.
Ciki mengaku senang mendapat kesempatan bermain dalam film dengan genre yang berbeda. Sebab setiap genre memberi pengalaman yang berbeda-beda.
“Semuanya bikin seru. Yang pasti pengerjaan film dan sinetron itu beda banget. Kalau sinetro hari ini dikasih naskah, langsung hari itu juga syuting. Sementara kalau film butuh reading dulu dan persiapan segala macamnya. Nah ini butuh pembiasaan lagi. Tapi semua ini jadi pengalaman yang luar biasa buat aku,” ujar Ciki, lagi.
Satu hal yang menarik buat Ciki begitu terjun ke film adalah tawaran genre yang berbeda. Jika di sinetron , penonton sudah terbiasa dengan sosok Ciki yang selalu memainkan tokoh protagonis. Sementara di film banyak hal yang dapat dieksplor.
“Kayak di Asih, ini kan film horror pertama aku. Alhamdulillah nggak bikin kapok kok. So far sangat menikmati peran aku sebagai Puspita. Malahan aku sedang menikmati hal-hal baru yang aku dapatin di lokasi syuting,” tutur Ciki, tersenyum bangga.
 
Dengar Suara Tangis Bayi
Salah satu pengalaman mengesankan baginya adalah waktu scene memandikan bayi.

Citra kirana saat menghadiri Gala premier film Asih/ foto:@citraciki, sutrisno buyil

“ Itu dibagian endingnya syuting jam 4 subuh, lokasinya di Puncak pula. Itu rasanya nggak tega banget sama anak bayinya kan, tapi anaknya benar-benar anteng. Terus satu lagi pas adegan di lorong, aku sempat dengar suara tangisan bayi. Sempat merinding sih, tapi aku pikir mungkin itu hanya factor kecapekan dan aku juga pas ngelamun. Tapi yang lainnya Alhamdulillah berjalan lancar ,” papar mojang Bandung yang memiliki puluhan kost-kost an berkat hasil kerja di dunia entertainment selama ini.
Film Asih diproduksi oleh MD Pictures dan diproduseri Manoj Punjabi. Film yang diangkat dari based selling novel karya Risa Saraswati dengan judul sama ini dapat dinikmati penonton di tanah air mulai tanggal 11 Oktober mendatang.
Film Asih berlatar belakang 37 tahun sebelum Danur ,bercerita tentang seorang gadis bernama Asih yang diperankan Shareefa Daanish, perempuan malang yang diusir oleh orangtua serta warga kampong lantaran dia mengandung anak diluar nikah. Asih yang menjadi gila kemudian membunuh anaknya sebelum mengakhiri hidupnya sendiri.
Sehari setelah Asih meninggal, Puspita yang diperankan Ciki yang tinggal tidak jauh dari lokasi tempat Asih bunuh diri, sedang berbahagia karena menunggu kelahiran anak pertamanya.
Kebahagiaan keluarga ini terusik karena adanya kejadian aneh yang disebabkan arwah penasaran Asih. Untuk apa Asih kembali? Apa yang diinginkan Asih? Anda penasaran? Jangan lupa nonton Asih ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *