Emove, Aplikasi Sewa Kendaraan Untuk Traveller

Wanitaindonesianews com, JAKARTA – Kebutuhan masyarakat terhadap penyewaan kendaraan melalui aplikasi online semakin tinggi. Terutama pada saat musim liburan panjang, tempat penyewaan kendaraan ramai dicari.

 

 

Di masa liburan panjang, biaya sewa bisa naik berkali lipat.Tak hanya itu, ketersediaan unit yang ingin disewa pun makin sedikit, bahkan menyebabkan kelangkaan.

“Saya mengalami hal ini saat long weekend,” kata CEO Adhya Group Ricky Wijaya.

Ricky sadar, bagi traveller kemudahan mencari kendaraan untuk menunjang mobil saat liburan saat penting. Dari sinilah, Adhya Group, perusaha yang bergerak di bisnis Property & hospitality, Media & Entertainment & Creative, Food & beverage, Product & Services, menggagas penyewaan kendaraan melalui aplikasi bernama EMove untuk memenuhi kebutuhan traveller maupun masyarakat luas. Uniknya, kendaraan yang disewakan merupakan mobil listrik.

“Aplikasi ini dapat memudahkan mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari hari, hanya dioperasikan melalui satu aplikasi, pengguna dapat dengan mudah menyewa dan menggunkan kendaraan listrik,” jelasnya.

Ricky memiliki pertimbangan, mengapa hanya mobil listrik saja yang disewakan. Banyak keuntungan yang diberikan mobil listrik, diantaranya biaya perawatan yang murah dan mudah. Selain itu bila menggunakan mobil listrik di Jakarta tidak kena aturan ganjil-genap.

“Ini karena, penggunaannya yang hemat, juga karena ingin mendorong masyarakat untuk melakukan perubahan dari sebelumnya menggunakan kendaraan konvensional beralih ke kendaraan listrik. Hal ini bertujuan agar kita bisa bersama-sama menciptakan “e”nviroment (Lingkungan) yang sehat,” papar dia.

EMove menawarkan harga sewa yang terjangkau, mulai Rp 40.000 per jam. Tersedia juga pilihan sewa mobil atau motor listrik, bisa per jam, harian, bahkan bisa bulanan dan tahunan, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian.Saat ini baru mobil listrik yang ditawarkan, nantinya akan merambah juga ke penyewaan motor. Pada fase pertama target wilayah yang dijangkau Jakarta, Bandung dan Bali dengan 500 kendaraan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *